3 Dosa Yang Sering Dianggap Sepele

meremehkan

Dosa adalah dosa. Dalam Kristen tak ada dosa kecil ataupun dosa besar. Semua hal yang tidak sesuai dengan kehendak atau perintah Tuhan adalah dosa. Mencuri uang 100 ribu dengan mencuri uang 1 juta merupakan tindakan yang sama-sama berdosa.

Mungkin secara ilmu dunia, mencuri uang 100 ribu akan dipandang lebih ringan dibanding mencuri uang 1 juta, namun dalam ilmu kekristenan keduanya merupakan tindakan yang berdosa, tak ada besar ataupun kecil.

Sobat, di kehidupan sehari-hari kita sering jatuh kedalam dosa. Meski begitu, kita harus hidup berpengalaman dan belajar dari setiap dosa yang kita buat, sehingga kita bisa bertumbuh dan tidak melakukan dosa yang sama.

Karena masalahnya, dosa yang dilakukan berulang-ulang kali akan menjadi sebuah kebiasaan. Bahkan dosa yang tadinya dipandang buruk, bisa berubah menjadi hal yang lumrah untuk dilakukan. Kalau sudah begini akan fatal akibatnya. Seperti halnya dengan 3 dosa berikut ini, walau jelas-jelas sudah salah namun ternyata 3 dosa ini masih sering dianggap sepele oleh sebagian orang. Dosa apakah itu? Yuk scroll ke bawah.

Berbohong

Saking seringnya berbohong, hal ini sudah jadi kebiasaan bagi beberapa orang.  Bagaimana dengan kamu? Ada berapa banyak kata bohong yang kamu ucapkan dalam sehari? Sobat, bohong atau mengucapkan kata-kata palsu sejatinya dapat berdampak buruk, mungkin sekarang belum namun bisa jadi di masa depan.

Sebab kebohongan yang kamu ucapkan akan kamu tutup dengan kebohongan yang lain juga. Ya, menggali lubang, menutup lubang, menggali lagi, menutup lubang dan begitu seterusnya. Hidupmu akan berantakan. Ada sebuah istilah yang mengatakan “Sepintar-pintarnya bangkai ditutupi, baunya tetap tercium juga”. Sobat, sebelum bangkai itu tercium, hiduplah jujur dan jadilah diri sendiri. Kamu spesial di mata Tuhan, jangan rusak hidupmu hanya karena kebohongan.

Bergosip

Berdasarkan fakta, wanita lebih sering melakukan hal ini. Walaupun pada kenyataannya seorang laki-laki juga kerap melakukannya. Sobat, bergosip juga termasuk dosa. Bagaimana jika gosipnya sesuai fakta?

Sobat, Bukankah membongkar aib orang lain juga termasuk dosa? Bukankah menghakimi orang lain juga termasuk dosa? Karena realitanya, sebagian besar orang yang bergosip selalu menambahkan kata-kata yang tajam, berlebihan serta negatif dalam setiap ucapannya. Bahkan ada pula yang menyisipinya kata-kata fitnah.

Oleh sebab itu, hindari bergosip. Jika kamu tidak suka dengan orang lain, katakan saja kepadanya, itu jauh lebih baik. Bukan malah menyebarluaskan aib atau hal-hal buruknya kepada orang lain.

Berkata Kotor

Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia. (Efesus 4 : 29)

Entah ada berapa banyak orang yang sering mengucapkan kata-kata kotor yang sebenarnya tak memiliki makna sama sekali. Kebiasaan berbicara kotor berawal dari pembiaran serta lingkungan yang tidak kondusif, yang membebaskan seseorang untuk berkata sebebas mungkin.

Yang menjadi pertanyaan, apa keuntungan dari berbicara kotor? Apakah akan membuat kita terlihat keren?

Sama sekali tidak. Perkataan kotor justru dapat berdampak buruk dalam kehidupan kita. Cause, your word creates your world. Ya, Perkataan akan menciptakan duniamu atau menggambarkan siapa dirimu sebenarnya. Stop berkata kotor, gunakan mulut untuk membangun dan memberkati orang lain.

Like This!
Berikan Komentar

Trending

To Top