5 Ayat Alkitab Khusus Buat Kamu Yang Masih Sering Berbicara Kotor

berbicara-kotor

Banyak hal negatif yang ditularkan oleh lingkungan, salah satunya adalah berbicara kotor. Kebiasaan berbicara kotor berawal dari pembiaran. Ya, Lingkungan yang tidak sehat seringkali membiarkan seseorang untuk berbicara sebebas mungkin tanpa memfilternya. Akibatnya, kebiasan buruk itu tertanam dan sulit untuk dilepaskan.

Nah buat kamu yang masih terikat dan sering berbicara kotor, kami akan membagikan lima ayat Alkitab yang akan membantumu melepaskan kebiasaan buruk itu. Semoga setelah membaca ayat-ayat dibawah ini kamu bisa mengambil keputusan untuk berubah.

Efesus 4 : 29

Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia.

Jika direnungkan apa sih keuntungan dari berbicara kotor? Apakah perkataan kotor akan membuat kita terlihat lebih keren atau lebih pintar ? dan Apakah perkataan kotor juga memberkati orang lain? Jawabannya adalah tidak. Tak ada satu pun keuntungan yang kita dapat dari kebiasan buruk ini.

Sobat, kita diciptakan Tuhan dengan maksud dan tujuan yang mulia. Jadi, pergunakanlah mulut untuk memotivasi, membangun dan mengucapkan kata-kata yang baik kepada orang lain. Jangan buang energimu untuk sesuatu yang sia-sia.

Yakobus 1 : 26

Jikalau ada seorang menganggap dirinya beribadah, tetapi tidak mengekang lidahnya, ia menipu dirinya sendiri, maka sia-sialah ibadahnya.

Kitab Yakobus dengan jelas mengatakan bahwa meski kita sudah beribadah tetapi tetap berbicara kotor dan tidak dapat manjaga lidah, maka sia-sialah semua ibadah yang  kita lakukan. Dengan maksud lain, bagaimana kita bisa memberkati orang lain jika kita masih sering mengeluarkan perkataan yang buruk dan percuma.

Amsal 10 : 31

Mulut orang benar mengeluarkan hikmat, tetapi lidah bercabang akan dikerat.

Suka bergosip dan bersaksi dusta juga termasuk perkataan yang kotor. Bagi yang belum tahu arti dari kata dikerat, menurut KBBI kerat berarti “potong; iris; penggal”. Terdengar mengerikan ya? Tentunya kita tidak mau hal ini terjadi pada diri kita. Ingat, mulut punya kuasa. Itu sebabnya gunakan kuasa itu untuk kebaikan bukan keburukan yang akan mendatangkan malapetaka di kemudian hari.

1 Petrus 3 : 10

“Siapa yang mau mencintai hidup dan mau melihat hari-hari baik, ia harus menjaga lidahnya terhadap yang jahat dan bibirnya terhadap ucapan-ucapan yang menipu. Ia harus menjauhi yang jahat dan melakukan yang baik, ia harus mencari perdamaian dan berusaha mendapatkannya.

Tentu kita mengharapkan hidup yang bahagia dan damai. Namun dengan terus mengeluarkan perkataan kotor hal itu mustahil untuk didapat. Karena perkataanmu menciptakan duniamu. Jika yang kamu katakan baik maka hidupmu akan baik pula, jika yang kamu katakan buruk maka hidupmu akan buruk pula, sesimple itu. Kini pilihan ada di tanganmu.

Matius 12 : 36

Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap kata sia-sia yang diucapkan orang harus dipertanggungjawabkannya pada hari penghakiman. Karena menurut ucapanmu engkau akan dibenarkan, dan menurut ucapanmu pula engkau akan dihukum.

Pada akhirnya kita harus mempertanggungjawabkan semua perkataan yang kita keluarkan pada hari penghakiman. Sobat, di hari penghakiman tidak ada remidial atau perbaikan nilai, apa yang benar dikatakan benar dan apa yang salah akan dihukum. Kesimpulannya, perkataan kotor adalah hal yang sia-sia yang dapat berdampak buruk bahkan sangat buruk. Jadi, jauhi itu jika kamu ingin selamat.

 

Like This!
Berikan Komentar

Trending

To Top