5 Cara Mengubah Kebiasaan Buruk

mengubah-kebiasaan-buruk

Mengubah kebiasaan adalah hal yang lebih sulit dari yang kita bayangkan. Seseorang mengatakan, “Kamu terbentuk dari kebiasaan-kebiasaan yang kamu lakukan”. jika kebiasaan itu mengakar, entah positif atau negatif, dan menjadi bagian dari hidup kita, itulah mengapa dibutuhkan fokus khusus untuk melepaskan kebiasaan yang melekat pada kita.

Namun tidak semua orang memiliki kebiasaan yang baik. Ada beberapa atau bahkan mayoritas pasti punya kebiasaan buruk. Misalnya, sering terlambat, menyontek, dan lainnya.

Efesus 4 : 22 – 24 mengatakan, “yaitu bahwa kamu, berhubung dengan kehidupan kamu yang dahulu, harus menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh nafsunya yang menyesatkan,  supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu, dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.”

Lalu, bagaimana caranya mengubah sebuah kebiasaan buruk? Berikut dalam lima caranya.

Tentukan, kebiasaan apa yang ingin kita ubah

Hal ini memerlukan sebuah analisis terhadap diri sendiri. Kita tidak akan pernah berubah jika kita tidak menentukan apa yang ingin kita ubah. Pertimbangkan apa yang akan terjadi jika tidak mengubah kebiasaan ini. Tentukan dengan tepat apa yang ingin kita ubah dan bagaimana kita akan berubah.

Tentukan mengapa kita harus mengubah kebiasaan itu

Kita harus yakin bahwa ada sesuatu yang perlu diubah. Kita harus memiliki perubahan dalam hati, yang menyebabkan perubahan sikap, sebelum kita mengalami perubahan perilaku.

Buat langkah-langkah untuk membuat kebiasaan baru yang positif

Mulailah dengan langkah-langkah kecil yang dapat dicapai, yang mengarah ke tujuan akhir kita. Kita harus membuat rutinitas baru yang membawa kita ke tujuan baru kita. Seseorang mengatakan “Jangkauanmu harus selalu melebihi genggamanmu jika kamu ingin terus tumbuh.”

Buatlah worst case

Rintangan pasti selalu ada. Dalam mengubah kebiasaan, pasti ada hambatan kecil maupun rintangan besar yang harus dihadapi. Oleh karena itu, siapkan worst case untuk mewaspadai adanya hambatan yang muncul sehingga kita bisa mengatasinya.

Berilah hadiah untuk diri sendiri

Setiap perubahan kecil atau perubahan besar, berikan hadiah untuk diri sendiri. Hal ini bukan hanya untuk bersenang-senang, tapi sebagai motivasi untuk semakin menjadi pribadi yang positif.

Hal-hal diatas memang bukan perkara yang mudah. Tapi kita tidak boleh menyerah. Sebelum membuat keputusan untuk mengubah kebiasaan buruk, mintalah kepada Tuhan, supaya Dia terus menyertai kita. Mintalah Roh Kudus untuk memberi kekuatan setiap harinya. Semangat dan terus berbuat baik!!!

Like This!
Berikan Komentar

Trending

To Top