5 Hal Membuat Kita Sulit Mengampuni Orang Lain

sulit-mengampuni

Dalam banyak kesempatan Tuhan Yesus selalu mengutus kita untuk selalu mengampuni, mengampuni dan mengampuni. Tapi pada faktanya mengampuni bukanlah perkara yang mudah. Ya, mengampuni itu sulit apalagi jika rasa sakit hati masih membekas dan terus menghantui perasaan kita.

Tapi perintah adalah perintah, meski terasa sulit kita harus berusaha untuk melakukannya. Lantas hal apa saja yang membuat kita sulit untuk mengampuni orang lain?

Sikap Egois Yang Begitu Tinggi

egois
Setiap manusia pasti memiliki sifat egois, namun kadar keegoisan dari setiap orang berbeda-beda. Nah, agar bisa mengampuni orang lain, kita wajib menanggalkan sikap egois alias mementingkan diri sendiri. Banyak orang enggan mengampuni orang lain, karena mereka berpikir bahwa urusan mereka adalah yang utama.

Mereka juga berpikir bahwa tanpa orang itu (orang yang menyakiti) mereka bisa hidup. Padahal pada kenyataannya kita tidak dapat hidup tanpa orang lain, bisa jadi suatu saat kita membutuhkan bantuan darinya.

Filipi 2: 4-5 berkata “dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga. Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus.”

Merasa Paling Benar

merasa-paling-benar

Masih berkaitan dengan egois, sikap merasa paling benar, paling hebat dan paling pintar juga menjadi penghambat dalam hal mengampuni orang lain. Sobat, yang harus kita tahu bahwa semua orang di mata Tuhan adalah sama. Oleh sebab itu jangan sok benar karena pada faktanya kita juga sering melakukan kesalahan atau bahkan menyakiti hati orang lain.

Beranggapan Bahwa Mengampuni adalah Melupakan

Persepsi yang salah tentang mengampuni juga menjadi pemicu mengapa seseorang sulit mengampuni. Mengampuni dan melupakan merupakan dua hal yang berbeda. Pada dasarnya kita tidak dapat melupakan kesalahan orang lain. Bahkan sampai kapan pun kita akan mengingatnya.

Lantas apa itu mengampuni? Mengampuni adalah  memaafkan kesalahan orang lain guna membuat kondisi hati menjadi damai. Jadi ketika kita mengingat kesalahan orang tersebut, kita tidak sakit hati lagi, karena kita sudah berdamai dengan hal tersebut.

Lupa Bahwa Kita Juga Butuh Pengampunan

minta-maaf

Tidak ada yang sempurna di dunia ini. Semua manusia telah berdosa dan kehilangan kemuliaan Allah. Namun, hanya karena kasih-Nya kita bisa diselamatkan dan diampuni dari segala dosa. Seringkali seseorang lupa atau pura-pura lupa bahwa sesungguhnya mereka juga butuh pengampunan dari Tuhan dan orang lain. Karena tak menutup kemungkinan kita akan melakukan kesalahan di masa depan. Jadi, jika kita mau diampuni maka kita harus mengampuni terlebih dahulu.

Tidak Memulainya

Mengampuni memang tidak mudah untuk dilakukan, namun bukan berarti kita tidak mampu melakukannya. Itu sebabnya kita harus mau berlatih dan memulainya. Karena sesuatu yang sering dilakukan dan dilatih akan menjadi sebuah kebiasaan yang mudah untuk dilakukan. Banyak orang yang tidak bisa mengampuni karena mereka tidak mau memulainya.

Like This!
Berikan Komentar

Trending

To Top