Saat kamu benar-benar yakin dengan pasanganmu dan serius dengan cintamu, tentu kamu akan menanyakan padanya apakah dia bersedia menikah denganmu. Taukah kamu gimana cara melamar pasanganmu? Dengan cara romantiskah? Formalkah?

Sejatinya banyak cara untuk menyatakan keinginan sakral ini. Memang sulit, tapi selama kamu berpegang pada Kristus dan kebenaran-Nya , tidak hanya proses meminangmu saja yang sukses, tapi pernikahanmu kelak. Yuk baca satu per satu tips berikut ini.

Mintalah ijin kepada ayahnya

Secara Alkitabiah, ayahnya adalah pelindungnya sampai kalian diikat dalam pernikahan. Pastikan beliau memberimu restu! Bila ayahnya tetap diam dan tidak memberi tanggapan, kamu bisa mencoba minta persetujuan kepada paman, saudara laki-laki, kakek, pendeta, atau siapapun yang mengenal pasanganmu.

Pikirkan Apa yang Terbaik Untuk Kalian Berdua

Apakah kalian mempunyai kenangan berdua? Tempat dimana kalian pernah menghabiskan waktu bersama. Atau kamu ingat film yang kalian sukai. Pikirkan apa yang kira-kira dia suka dalam acaramu nanti. Apakah dia menyukai laut? Jika iya, Undang dia untuk berlibur bersama keluargamu dan sampaikan maksudmu disana. Selamat mencari tempat yang bisa membuatnya senang ya.

Kreatiflah

Saat dimana kalian sudah menjalani hubungan yang serius, pastinya dia ingin kamu lamar segera. Tapi Berkat kemajuan jaman sekarang, trik melamar sudah banyak diketahui para wanita dimana-mana. Pastikan saat kamu memintanya untuk menikah denganmu, dia tidak mengetahui sebelumnya.

Jangan sampaikan keinginan itu pada saat situasi yang bisa dibaca olehnya. Buat dia benar-benar terkejut. Kamu harus kreatif menyembunyikan maksud hatimu. Wanita jaman sekarang pinter banget baca situasi. Ingat itu 🙂

Jangan Lupakan Tradisi dan Kesopanan

Meskipun dalam prosesi lamaran itu kamu melakukannya di tempat yang dia suka, tapi jangan lakukan itu di tengah-tengah keramaian yang mengurangi kesopanan dan tradisi. Misalnya kamu melamarnya di barisan tribun pertandingan sepak bola tim favoritnya. Sungguh tidak keren. 🙂

Jadilah Dirimu Sendiri

Jangan lakukan sesuatu yang bukan cerminan dirimu sendiri. Just be yourself! Malah akan kelihatan aneh dan mencurigakan bila kamu melakukan sesuatu di luar karaktermu.

Bertanyalah Hal Penting, Bagaimana Orang-Orang Dalam Keluarganya Melakukan Lamaran

Tanyakan pada ayah, kakek, paman, maupun kakak laki-lakinya bagaimana mereka melakukan prosesi lamaran kepada pasangan mereka sebelumnya. Ini akan memberimu ide bagus bagaimana kamu melakukan hal serupa kepada pasanganmu. Bahkan kamu akan mengetahui tradisi dalam keluarganya yang harus kamu tahu. Ingat, lakukan hal ini tanpa sepengetahuan calon pasanganmu.

Jangan Lupa Bawa Segala Sesuatunya Dalam Kristus

Jangan lupa berlutut pada Tuhan dan membawa segalanya dalam Kristus. Ketika kamu berlutut di depan wanitamu, katakan bahwa dia sangat berarti bagimu dan dia wanita tercantik yang pernah kamu kenal. Katakan pula bahwa Yesus adalah dasar dari rasa cintamu padanya.

Seperti “Aku percaya Tuhan menyatukan kita”…”Aku ingin mencintaimu seperti Tuhan mencintai jemaat”…”Semenjak Yesus tidak pernah meninggalkan kita, aku ingin menghabiskan sisa hidupku bersamamu”…”Aku ingin memuliakan Tuhan, dan aku pikir berdua akan lebih baik daripada sendiri untuk mewujudkan itu” dan masih banyak contoh lainnya. Gunakan kata-kata yang tulus dari hatimu.

Ketika dia bilang “YA!!”

Berikan pelukan paling hangat dalam moment yang membahagiakan ini. 🙂

Lakukan Sesuatu yang Spesial Keesokan Harinya Untuk Menunjukkan Perhatianmu

Kiriman bunga merupakan cara klasik untuk menunjukkan perhatian dan rasa cinta pada pasangan. Namun selain itu, kamu bisa memberi kartu ucapan atau mengirimkan makan siang ke tempat kerjanya. Tunjukkan padanya, dia nggak akan nyesel nikah sama kamu, pria yang punya hati hamba.