Sekitar 2000 tahun yang lalu, murid-murid Tuhan Yesus sempat mengajukan pertanyaan yang menggelitik semua orang. Ya, ketika Tuhan Yesus duduk di atas Bukit Zaitun, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya untuk bercakap-cakap sendirian dengan Dia.

Kata mereka: “Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatangan-Mu dan tanda kesudahan dunia?” (Matius 24:3, TB). Tiap orang dari setiap generasi pasti memiliki pertanyaan yang serupa. Akankah dunia ini berakhir? Jika ya, mengapa? Bagaimana hal ini terjadi? Dan kapan dunia akan berakhir?

Dengan berbagi macam pertanyaan, kecemasan, bahkan ketakutan di akhir jaman ini, banyak orang yang berusaha memprediksi kedatangan hari super dahsyat itu.

Manusia mencoba membuat ramalan-ramalan dan membuat banyak orang merasa takut. Tapi tidak ada seorangpun yang mampu mengetahui kapan hari akhir itu akan tiba. Namun, adakah sumber yang benar-benar valid dan dapat dipercaya ? Ada! Alkitab adalah satu-satunya sumber yang dapat kita percaya tentang hari akhir itu.
Lantas, bagaimana kata Alkitab tentang akhir jaman?

“Yang terutama harus kamu ketahui ialah, bahwa pada hari-hari zaman akhir akan tampil pengejek-pengejek dengan ejekan-ejekannya, yaitu orang-orang yang hidup menuruti hawa nafsunya.” (2 Petrus 3:3)

Di akhir jaman, akan ada banyak pertengkaran diantara manusia bahkan antar suadara sekalipun. Mereka saling mengejek satu dengan yang lainnya. Orang-orang hanya akan menuruti hawa nafsunya. Tidak memedulikan sesama maupun perintah Tuhan.

“dan mengadakan pembalasan terhadap mereka yang tidak mau mengenal Allah dan tidak mentaati Injil Yesus, Tuhan kita. Mereka ini akan menjalani hukuman kebinasaan selama-lamanya, dijauhkan dari hadirat Tuhan dan dari kemuliaan kekuatan-Nya,” (2 Tesalonika 1 : 8 – 9)

Di akhir jaman, akan ada banyak anak-anak Tuhan yang berpaling dan tidak menaati perintah Tuhan. Mereka tahu tentang kebenaran tapi tidak melakukannya.

“Dan akan ada tanda-tanda pada matahari dan bulan dan bintang-bintang, dan di bumi bangsa-bangsa akan takut dan bingung menghadapi deru dan gelora laut. Orang akan mati ketakutan karena kecemasan berhubung dengan segala apa yang menimpa bumi ini, sebab kuasa-kuasa langit akan goncang. Pada waktu itu orang akan melihat Anak Manusia datang dalam awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya.” (Lukas 21 : 25 – 27)

Semakin mendekati hari akhir, manusia akan takut dan bingung. Mereka cemas dengan apa yang akan menimpa dunia ini saat Tuhan datang untuk kedua kalinya. Manusia akan terus bertanya-tanya bagaimana dan kapan dunia akan berakhir.

“Kamu akan mendengar deru perang atau kabar-kabar tentang perang. Namun berawas-awaslah jangan kamu gelisah; sebab semuanya itu harus terjadi, tetapi itu belum kesudahannya.” (Matius 24 : 6)

Sebelum kesudahan dunia ini, akan ada banyak peperangan. Perang antar satu orang dengan yang lain, kelompok satu dengan yang lain, bahkan akan ada bangsa yang perang melawan bangsa lain.

“Dan apabila kamu mendengar tentang peperangan dan pemberontakan, janganlah kamu terkejut. Sebab semuanya itu harus terjadi dahulu, tetapi itu tidak berarti kesudahannya akan datang segera.” (Lukas 21 : 9)

Selain perang, akan ada pemberontakan-pemberontakan. Mulai dari anak yang memberontak kepada orang tua, pemberontakan terhadap pemerintahan, bahkan memberontak kepada perintah Tuhan.

“dan akan terjadi gempa bumi yang dahsyat dan di berbagai tempat akan ada penyakit sampar dan kelaparan, dan akan terjadi juga hal-hal yang mengejutkan dan tanda-tanda yang dahsyat dari langit.” (Lukas 21 : 11)

Bencana-bencana alam akan datang dan melanda seluruh dunia saat hari akhir semakin dekat. Sekalipun pengetahuan saat ini menganggap bencana sebagai suatu hal yang wajar, bencana-bencana tersebut tidak akan datang tanpa seijin Tuhan.

Selain itu akan terjadi kelaparan, kemiskinan, muncul penyakit-penyakit baru yang belum ditemukan obatnya (Markus 13 : 14 – 20).  Juga terjadi kekerasan, seks bebas, dan kemerosotan moral.

Teknologi dan pengetahuan akan terus berkembang. Hal ini memang baik untuk manusia, namun kita harus menyadari fakta yang menyedihkan bahwa pengetahuan ini dapat membawa kita untuk berpaling dari Tuhan dan tidak lagi memercayaiNya.

Tanda lainnya adalah, akan ada gerakan rohani yang besar-besaran, seperti yg tertulis pada Matius 24 : 14, “Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya.”

Itulah beberapa hal yang dikatakan Alkitab mengenai akhir jaman yang semakin dekat. Jangan fokus terhadap kapan terjadinya hari akhir, tapi kita harus fokus kepada persiapan untuk menyambut kedatanganNya yang kedua. Caranya? Terus setia iring kepada Tuhan, melakukan Firman Tuhan, dan tetap fokus hanya kepada Tuhan.

Walau pun hal itu tidak mudah, kita harus tetap menjaga iman yang teguh. Pada akhirnya sobat, kapan hari itu akan datang tidaklah begitu penting. Kehidupan kita saat inilah yang akan membawa ke dua tempat yang berbeda yaitu Surga atau neraka. Buatlah pilihan sebab firmannya berkata: “Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga.”