Siapa yang tidak kenal Nafa Urbach ? aktris yang belakangan ini sedang gempar dibicarakan perihal perceraiannya dengan Zack Lee ternyata memiliki kisah menarik dibalik keputusannya untuk masuk kristen beberapa tahun silam. Mungkin sampai saat ini banyak orang yang menganggap bahwa keputusannya untuk beralih keyakinan adalah karena pernikahannya dengan Zack Lee. Tapi menilai buku dari sampulnya saja sangatlah tidak adil, begitu pun dengan kisah hidup Nafa yang tidak dapat disimpulkan hanya dengan mendengar gosip atau pemberitaannya di televisi. Untuk itu, mari simak kesaksian Nafa Urbach tentang Yesus berikut ini.

Artis keturunan Jerman ini lahir dari seorang Ibu yang percaya Yesus. Akan tetapi, perbedaan keyakinan diantara keduanya tidak membatasi keharmonisan keluarga. Jauh sebelum Nafa mengenal Tuhan Yesus seperti sekarang ini, Ibu Nafa sama sekali tidak pernah memaksa Nafa untuk meninggalkan keyakinannya, justru sebaliknya sang Ibu menghormati keputusan Nafa.

Bahkan ketika bulan Ramadhan tina, Ibu Nafa selalu menyiapkan makanan sahur dan buka puasa untuk Nafa. Sampai-sampai, dia pula yang menyiapkan kebutuhan ketika lebaran.

Artis kelahiran Magelang, 19 September 1980 ini merasakan kasih Yesus yang mengalir kepadanya melalui kasih sayang Sang Ibu. Ibu Nafa juga selalu mengirim ayat-ayat Alkitab melalui sms.

Ujungnya pada Senin, 29 September 2003 dalam sebuah acara entertainment Nafa dengan terus terang dan bangga mengaku bahwa dia telah menjadi pengikut Kristus.

nafa-urbach-dan-zack-lee

“keyakinan saya bukanlah karena saya menikah dengan Zack, tapi saya terpanggil dengan keyakinan saya sendiri karena Tuhan berbicara kepada saya lewat firman-Nya “marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberikan kelegaan kepadamu”, ujar Nafa Urbach

“Saya mau hidup serius dengan Tuhan. Istilahnya Saya mau menjadi Kristen militan, karena Tuhan sudah berikan semuanya kepada Saya, maka sekarang Saya mau membalas kasih-Nya. Saya mau menyenangkan-Nya meski Saya sadar itu tidak mudah, karena Saya harus mengorbankan banyak hal. Tapi Saya mau membayar harga yang mahal untuk menjadi pengikut Tuhan yang setia. Saya juga mau belajar rendah hati dan mengasihi sesama seperti diri Saya sendiri, supaya lewat kehidupan Saya banyak orang mengenal Yesus.” Tegas Nafa.

Heroes, kekristenan seseorang tidak ditentukan dari seberapa lama kita mengenal-Nya, tapi seberapa sungguh-sungguh kita percaya kepada-Nya. Coba tanyakan dalam hatimu sendiri, sudahkah kamu mengikut Tuhan secara total atau malah masih setengah-setengah? Semoga melalui kesaksian Nafa Urbach kita dapat belajar sesuatu bahwa segala sesuatu berasal dari Dia, oleh Dia, dan untuk Dia.