Meriahnya Event “High Up” Elohim Youth Conference 2017

eyc-conference-2017

High Up Conference atau biasa disebut EYC (Elohim Youth Conference) merupakan event 2 tahunan yang diselenggarakan oleh GPdI Elohim, Sidoarjo. Acara ini diperuntukkan bagi anak-anak muda alias generasi milenial.EYC pertama kali diadakan tahun 2015 lalu.

Dan pada tahun ini EYC diselenggarakan tanggal 19 – 21 Juni yang menghadirkan pembicara-pembicara keren seperti Ps. Aries Zulkarnain (Founder CHC, Singapura), Ps. Fandy (Youth Pastor Excellent Generation GBI Sukawarna), Pdt. Nina Kenanga (Gembala Senior di GPdI Elohim Sidoarjo),

Johanes Octavianus (yesHeis Indonesia), Ps. Fendy Suprajogi (Youth Pastor di IFGF Surabaya), Reza Nangin (Cameo Project), Faye Hasian Simanjuntak(Founder Rumah Faye), Erlangga Dharma (Edukator Muda dan Seorang Hamba Tuhan), Andy F. Korinto  (CEO dari Promiseland Clothing Lab dan core team Kingdom Business Comunity Yogyakarta).

Konferensi ini memiliki tujuan “High Up” yaitu membawa anak-anak muda Kristen “naik kelas”, yang artinya semakin bertumbuh dalam iman. Masih sesuai dengan tujuannya, tema EYC tahun ini adalah “INFLUENCE”. Apa itu influence ? Menurut Ps. Nina Kenanga dalam opening ceremony EYC kemarin, influence menjelaskan tentang “impact” dan “magnet”. Sejatinya, kedua hal tersebut dapat menciptakan sebuah perubahan.

Bagaimana kedua hal tersebut mampu menciptakan sebuah perubahan ? Begini, Magnet adalah suatu benda yang dapat menarik benda-benda lainnya (misal : besi, aluminium). Yang berarti magnet memiliki suatu daya tarik. Magnet disini mewakili karakter dan sikap kita (manifestasi dari karakter). Jika kita memiliki karakter dan sikap yang baik, hal tersebut akan menjadi daya tarik bagi dunia.

Kita diendorse untuk mempromosikan produk Kerajaan Surga yakni keselamatan, damai sejahtera, dan hal-hal baik lainnya. Jika kita memiliki daya tarik, sudah dipastikan orang-orang akan tertarik dengan produk yang kita endorse.

Sementara, Impact adalah dampak yang kuat, yang mampu menyebabkan perubahan. Ketika kita menjadi impact, secara otomatis kita akan melakukan suatu tindakan. Pada intinya, Tuhan telah memilih kita untuk melakukan tindakan baik dan memberi dampak bagi sekitar kita.

Jadi, tema tahun ini memiliki fokus supaya anak-anak muda memiliki pribadi dengan karakter yang baik. Dan dengan karakter baik tersebut dapat membawa orang-orang dunia percaya kepada Allah dan memberi dampak yang luar biasa. Mari kita pupuk karakter baik dan meninggalkan keburukan, Tuhan ingin kita menjadi influencer dimana pun Tuhan menempatkan kita.

Like This!
Berikan Komentar

Trending

To Top