Setelah Alami Depresi Berat, Kini Katy Perry Kembali Mengikut Tuhan

katy-perry

Katheryn Elizabeth Hudsen atau yang lebih dikenal dengan nama Katy Perry adalah seorang penyanyi sekaligus penulis lagu terkenal di Amerika Serikat. Dengan talentanya yang luar biasa, Katty Perry berhasil memperoleh banyak sekali penghargaan dan menjadikannya salah satu penyanyi wanita paling popular hingga saat ini.

Bintang pop kelahiran California, 25 Oktober 1984 ini memang dari lahir diasuh oleh orang tua kandungnya yang sekaligus pendeta kristen di daerahnya. Sebelum Perry mengenal dunia entertaint, ia adalah anak yang baik dan taat pada Tuhan. Tapi setelah ia mengenal dan masuk dalam dunia hiburan Perry semakin jauh dengan Tuhan dan meninggalkan imannya.

Masalah dalam kehidupan Perry datang silih berganti, yang akhirnya membuat wanita 32 tahun ini mengalami depresi bahkan timbul dipikirannya untuk mengakhiri hidupnya alias bunuh diri.

“Sampai sekarang aku juga bingung bagaimana aku bisa berpikir untuk melakukan itu. Untung saja aku tidak benar-benar bunuh diri. Aku berjuang melawan semua pikiran negatif itu,” ucap Katy Perry.

Beberapa waktu yang lalu para Katycats sapaan para penggemar Katy Perry dikejutkan dengan perubahan idolanya. Bagaimana tidak, Perry memotong rambutnya hingga botak sehingga penampilannya terlihat sangat berbeda dari sebelumnya. Hal ini bisa terjadi karena ia benar-benar mengalami depresi yang begitu berat.

Mengalami stress yang mendalam, akhirnya Katty Perry bergabung dengan pskiater. Disana ia menemukan kembali pegangan hidup yang sempat hilang dari dirinya. Hari mulai berganti Perry pun juga mengalami banyak perubahan dan peningkatan iman. “Hidup adalah anugerah!” Kalimat itu yang menjadi motivasi dan pedoman hidup Katy Perry. Kini Perry menjadi manusia yang baru, menjadi lebih taat dan setia kepada Tuhan Yesus.

Sobat, begitu halnya dengan kehidupan kita. Mungkin kehidupan kita saat ini dalam badai masalah tapi satu hal yang harus kita ingat dan harus kita percaya “TUHAN TIDAK PERNAH MENINGGALKAN ANAK-NYA”. Setiap persoalan yang kita alami bukanlah suatu alasan untuk kita meninggalkan Tuhan, tapi ubah problem itu menjadi suatu pelajaran hidup yang menguatkan iman percaya kita kepada Tuhan. Satu lagi, Jangan biarkan ketenaran, jabatan, kekayaan  menjauhkan kita dari Tuhan tetapi gunakan hal hal itu untuk memuliakan Tuhan.

Like This!
Berikan Komentar

Trending

To Top