Advertising

Breaking News

Anak-Anak Kristen dan Muslim Berdoa Bersama Untuk Perang di Suriah

Minggu, 25 September lalu ,Pasukan pemerintah Suriah menyerang daerah yang dikuasai oposisi, Aleppo. Menurut beberapa sumber dan aktivis, kejadian ini menewaskan setidaknya 85 orang dan melukai 300 orang lainnya.

Kejadian ini juga mengakibatkan bayak area perumahan hancur, bahkan membuat rumah sakit kuwalahan menangani jumlah korban yang luar biasa banyaknya.



Bahkan hingga saat ini, perang masih berlangsung. Sangat menyedihkan sekali mengingat banyak anak kecil dan bayi disana. Mereka tidak bersalah, namun mereka harus mengalami hal buruk ini.

Beberapa anak-anak laki-laki dan perempuan Kristen dan Muslim di kota Aleppo memutuskan untuk menggelar acara doa bersama dalam waktu dekat ini sebagai cara mereka untuk menunjukan keprihatinan terhadap perang yang melanda kota tersebut.

Aksi ini juga digelar sebagai bentuk kedukaan mereka atas beberapa korban perang pada serangan udara yang terjadi pada Jumat (23/9) lalu. Mereka juga mengumpulkan tanda tangan dan sidik jari sebagai bentuk permohonan kepada pemimpin dunia khususnya PBB untuk segera mengakhiri perang tersebut.

“Di atas semuanya, mereka akan berdoa. Mereka akan berdoa untuk semua rekan-rekan mereka (anak-anak yang tewas dalam serangan). Dan kami percaya pada kenyataannya doa anak-anak lebih berkuasa dibanding doa-doa kita (orang dewasa),” ucap Uskup Agung Boutros Marayati, kepala gereja Katolik Armenia di Aleppo.



Di lain sisi Dubes Suriah untuk PBB mengatakan bahwa pemerintah tidak akan menyerah sampai daerah dapat direbut dari kekuasaan kelompok pemberontak. Sementara, Uskup Agung Marayati menegaskan bahwa pertumpahan darah akan terus berlangsung apabila pemerintah Suriah tidak memutuskan untuk mengakhiri perang.

Untuk saat ini hal yang bisa kita lakukan hanyalah berdoa untuk keselamatan saudara kita disana. Percayalah bahwa perdamaian akan terjadi.

No comments