Advertising

Breaking News

Awas!! 4 Makanan Ini Ternyata Mengandung Racun

Sahabat Generasihero.. Tahukah anda bahwa setiap hari kita sering mengkonsumsi makanan yang dihasilkan oleh tumbuhan-tumbuhan yang mengandung racun. Bahayanya, beberapa orang tidak menyadari bahwa mereka telah memakan makanan beracun. Agar anda tidak menjadi salah satu dari mereka, sebaiknya anda menyimak informasi berikut...

1. Cherry




Cherry adalah buah-buahan yang populer. Tapi tahukah anda bahwa cherry mengandung zat racun pada daun dan bibit ataupun bijinya. Ketika seseorang menggigit atau mengunyah biji-biji cherry, biji ini akan ini memproduksi asam prusik atau sianida hidrogen yang sangat beracun. Keracunan daun atau biji cherry dapat menimbulkan efek pusing, mual, bahkan tidak sadarkan diri. Jika keracunan dalam kurun waktu lama, dapat mengakibatkan sesak nafas, tekanan darah yang naik bahkan gagal ginjal.

Pernah ada kasus seseorang mengalami koma karena keracunan biji cherry. Tetapi anda tidak perlu cemas, karena sekali lagi racun pada cherry hanya terdapat pada daun dan bijinya saja. Jika anda tidak sengaja menelan 1-2 biji cherry saja itu tidak akan berpengaruh yang signifikan. Pastikan saja, ketika anda memakan cherry makanlah cherry yang benar-benar matang dan berwarna merah segar.

2. Apel




Seperti almond dan cherry, apel juga mengandung sianida pada bijinya. Namun kandungan sianida pada apel memiliki takaran yang lebih kecil dibandingkan dengan buah almond dan biji buah cherry. Buah apel sering dijadikan makanan favorit yang digunakan sebagai pencuci mulut setelah makan. Namun, biji apel yang kecil seringkali kita makan secara tidak sengaja. Menelan biji apel dalam jumlah yang sedikit tentunya tidak akan membuat anda sakit.

Selain bijinya yang beracun, apel juga mengandung racun yang berasal dari luar. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh kelompok advokasi kesehatan publik Amerika Serikat, didapati bahwa buah apel masuk urutan pertama produk yang paling tercemar pestisida. Paparan dari pestisida yang dikonsumsi diketahui bersifat sebagai racun bagi sistem syaraf, menyebabkan kanker, penganggu sistem hormon, dan dapat menyebabkan gangguan otak.

Ibu hamil juga disarankan untuk menghindari makanan yang tercemar pestisida. Pestisida pada apel kemungkinan berasal dari pembasmi jamur yang disemprotkan pada buah apel, agar buah ini lebih awet. Pestisida pada apel mungkin memiliki jumlah yang kecil namun, efeknya bisa terjadi dalam jangka waktu panjang. Mencuci buah dengan produk pencuci faktanya tidak terlalu ampuh untuk menghilangkan pestisida, karena kandungan pestisida sudah terlanjur diserap oleh apel dan berada dikulit dalam apel. Untuk menghindari pestisida yang berbahaya ini, para ahli kesehatan menyarankan untuk mengkonsumsi produk-produk organik.

3. Tomat




Buah-buahan yang mengandung racun berikutnya adalah tomat. Daun dan batang dari tomatlah yang mengandung bahan racun berbahaya. Zat tersebut sering disebut dengan pilio alkaloid. Zat tersebut bisa mengakibatkan kegugupan yang ekstrim dan gangguan perut. Selama ini daun dan batang tomat sering digunakan dalam memasak untuk meningkatkan rasa.

Namun keduanya harus dibuang dulu sebelum dimakan. Memasak dengan cara ini tidak mengeluarkan racun namun dapat membuat perbedaan yang besar dalam rasa. Jika dirasa makanan kurang lezat, coba atasi dengan menambahkan gula.

4. Kentang




Sama seperti tomat, kentang mengandung racun pada daun dan batangnya bahkan dalam umbi kentang itu sendiri. Jika dibiarkan lama kentang akan berubah warna menjadi hijau. Warna hijau itu disebabkan oleh konsentrasi tinggi racun pilio alkoloid. Pada dasarnya umbi kentang memang tidak beracun tapi, bisa beracun bila penyimpanannya tidak benar. Kentang jika disimpan dalam keadaan kering, ditempat yang dingin tapi tidak basah maka kentang tersebut bisa bertahan lama. Tetapi, jika kentang tersebut disimpan dalam ruangan yang lembab dan terkena sinar secara langsung bisa membuat kentang berubah warna.

Perubahan warna biasanya terjadi pada kulit kentang bagian atas, dimana biasanya tumbuh tunas-tunas. Kentang yang berwarna hijau akan mengandung racun bernama solanin. Jika solanin ini memiliki level yang tinggi bisa sangat berbahaya. Senyawa solanin pada kentang akan menurun pada air mendidih atau 150 derajat celcius. Jika bagian berwarna hijau sedikit, anda bisa membuangnya sedang bagian yang lainnya bisa tetap dimakan. Keracunan pada kentang jarang terjadi namun, bukan berarti hal ini tidak pernah dialami seseorang. Sebagian besar kematian oleh kentang terjadi sekitar 19 tahun lalu di Amerika Serikat, hal ini diakibatkan karena memakan kentang hijau ataupun meminum teh daun kentang. Maka dari itu, jangan pernah mengkonsumsi kentang berwarna hijau atau mengkonsumsi daun dan batangnya.

Sahabat Generasihero, itulah beberapa makanan yang ternyata mengandung racun. Dapatkan informasi menarik lainnya hanya di Generasihero.com.. See You Again..

No comments