Advertising

Breaking News

Tuhanmu Yang Mana ?

Pernahkah kita sadar bahwa sebagai pengikut Kristus, kita itu kerap bermuka dua? Pada satu sisi, kita beriman tapi di sisi lain kita kerap ngeremehin dosa sehingga kita lebih sering memilih melakukan hal-hal yang memuaskan hawa nafsu kita alias keinginan diri sendiri. Contoh sederhana ketika kita sedang ujian kenaikan kelas atau ujian semester, dan pengawasnya ngga benar-benar mengawasi sehingga ada banyak celah untuk menyontek. Contoh lain, teman-teman pergaulan suka bolos sekolah/kuliah di tengah jam pelajaran, dan ada kesempatan buat ngelakuin itu. Pertanyaanya, apa respons kita kalo menghadapi dua situasi itu?
Ngga dipungkiri kalo kita sering tergoda ngelakuin hal-hal yang teman-teman juga lakuin. Itu wajar banget mengingat kedagingan manusia sangat kuat. Namun, sadarkah Sobat Muda bahwa melakukan perbuatan keduniawian seperti percabulan, kenajisan, hawa nafsu, keserakahan, bukanlah perbuatan yang wajar bagi seorang pengikut Kristus. Why? Yaps, karena sesungguhnya, tiap anggota tubuh kita udah dimatikan dari segala perbuatan dosa, oleh Yesus Kristus di kayu salib.

Baca Juga : Anak-Anak Kristen dan Muslim Berdoa Bersama Untuk Perang di Suriah


Sehingga, dengan kematian dan kebangkitan Kristus, kita ngga lagi tinggal di dalam kegelapan melainkan dalam terangNya yang ajaib. Kita udah dikuduskan oleh darah Kristus. Jadi, kalo kita masih menyukai hidup dalam kedagingan berarti kita belum mati terhadap dosa dan belum hidup baru dalam Kristus.

Saat ini, koreksi diri sendiri! Apakah hidup kita lebih banyak melakukan hal-hal yang menyenangakan hati Tuhan atau justru hawa nafsu diri sendiri? So, Tuhanmu yang Mana? Stop, menyalibkan Yesus untuk yang kedua kalinya karena gaya hidup kita! Hiduplah dengan benar layaknya pribadi yang udah diperbarui di dalam Kristus. Jangan sia-siain kesempatan yang Tuhan kasih karena waktu ini terbatas.

No comments