Advertising

Breaking News

Gereja di Filipina Alami Serangan Granat, 16 Orang Terluka

Tepat pada malam Natal sebuah gereja di Filipina mengalami serangan granat. Setidaknya ada 16 orang terluka karena ledakan granat tersebut. Sampai saat ini masih belum ada kabar tentang pelaku dari pengemboman yang terjadi, namun daerah tersebut terkenal dengan adanya pemberontak Muslim dan ekstremis Islam yang dikenal aktif.

Kepala kepolisian kota Midsayap, Bernando Tayong mengatakan bahwa sebagian besar korban adalah jemaat yang berdiri di luar gereja katalolik tersebut. Jadi, ketika ibadah sedang berlansung, tiba-tiba terdengar suara ledakan yang keras di luar gereja.

"Tidak ada doa penutup akibat keributan tersebut," kata Pastor Jay Virador. "Semua Orang panik dan buru-buru meninggalkan gereja."

Selain jemaat, ada salah satu petugas kepolisian yang terluka. Polisi tersebut berdiri di dekat mobil patrolinya yang mana sangat dekat dengan lokasi granat meledak. Tim penyidik sedang bekerja untuk mencari pelaku dari kasus ini, namun belum ada kabar lebih lanjut hingga sekarang. Tim penyidik juga menemukan sebuah bom lain di lokasi yang berbeda, Untung saja bom tersebut tidak meledak.

[mks_separator style="solid" height="1"]

Baca Juga : Hati-Hati Guys, Isis Gunakan Drone Untuk Membunuh Orang dari Jarak Jauh

[mks_separator style="solid" height="1"]

Menurut Philipine Star, pelaku melepar granat dari jarak yang lumayan jauh dengan sebuah sepeda motor yang melaju cukup kencang. Lalu, granat tersebut mendarat di kap mobil patroli dan jatuh di trotoar beton hingga melukai banyak orang.

Kepala kepolisian setempat telah meminta bantuan kepada ketua barangay di Midsayap untuk mengidentifikasi kelompok yang bertanggung jawab atas pengeboman itu. Para pejabat lokalpun mendesak warga untuk memberikan informasi apapun yang mungkin dapat membantu proses penangkapan para tersangka.

No comments