Advertising

Breaking News

Cinta Kok Maksa?

Demi cinta, seseorang bisa rela melakukan apa saja, termasuk menghabiskan uang hampir satu miliar seperti yang dilakukan seorang cowok di Guangzhou, Cina. Cowok yang bekerja di perusahaan games ini menghabiskan uang 500.000 yuan atau sekitar 991 juta rupiah, hasil menabungnya selama dua tahun, untuk membeli 99 iPhone sebagai modal menembak cewek pujaan hatinya. Ungkapan cinta itu dilakukan menjelang momen Single Day, yang merupakan hari para lajang. Momen ini awalnya dibuat atas inisiatif para mahasiswa Cina pada tahun 90-an sebagai versi peringatan Hari Valentine bagi para lajang atau jomblo. Sayangnya, si cewek belum memberikan jawaban kepada si cowok, entah menerima atau menolak cintanya.

Luar biasa, bukan Sobat ? Demi mendapatkan cinta pujaan hati, ia berani melakukan usaha penembakan yang sangat mahal hingga menguras tabungannya selama dua tahun. Secara pandangan umum, caranya itu mungkin dianggap lumrah atau biasa aja. Namun, gimana kalo dilihat dari sudut pandang firman Tuhan? Kalo motivasi memberi iPhone itu untuk meluluhkan hati si pujaan hati, tentu aja salah, karena cinta atau kasih yang benar itu ngga memaksa orang lain untuk menerima kita. Kalo kita memaksa berarti bisa dipastiin kasih atau cinta kita masih kekanan-kanakan. Sebab, sifat memaksa adalah sifat yang biasanya ada pada kanak-kanak, yang pada dasarnya memiliki ego yang masih tinggi. Sebaliknya, cinta yang dewasa adalah lebih mengerti sehingga ngga memaksakan ego diri sendiri.

Dewasa secara umur itu pasti akan dialami semua orang, tapi dewasa secara pemikiran, karakter, cara berbicara, dan merencanakan sesuatu adalah pilihan. Dewasa semacam ini butuh proses yang panjang dan pengenalan akan Tuhan dengan baik. Jadi, nilailah diri sendiri saat jatuh cinta dengan lawan jenis, maksa pengen dapetin atau ngga?

Bacaan : (1 Kor 13 : 11) / RAM

No comments