Advertising

Breaking News

The Power Of "Pengampunan"

Beberapa waktu lalu, saya menemukan sebuah status teman di FB yang isinya "Saldo maafku sudah habis". Sebuah ungkapan kejengkelan terhadap seseorang atau sesuatu yang terjadi berulang kali sehingga ia merasa ngga bisa lagi memaafkannya. Saya pun lantas teringat sebuah kisah seorang istri di film berjudul "70x7". Si istri dalam film itu ngga pernah dicintai selama pernikahannya.

Suaminya suka selingkuh padahal ia sudah punya 3 anak. Dan ketika satu saat ia punya kesempatan untuk bercerai dan menikah dengan pemuda lain yang baik hati, namun sang istri memutuskan untuk tetap setia. Sepanjang malam, dia berdoa minta diberikan kasih agar bisa bertahan. Dan terjadilah pemulihan. Dua puluh tujuh tahun udah berlalu. Keluarganya dipulihkan ketika satu persatu anaknya memberi pengampunan pada sang ayah dan sang ayah kembali pada keluarganya meski akhirnya ia meninggal dunia.

Wow. begitu hebat ya kuasa pengampunan itu? Kalo ngga ada kasih Bapa, sang istri jelas ngga bisa mengampuni suaminya. Dan kalo gak ada pengampunan, kekecewaan itu juga bisa menular pada orang lain. How about us? Masihkah ada ganjalan di hati kita akibat perlakuan orang lain atau pengalaman yang ngga enak dengan mereka? Guys, mau bagaimanapun kita ngga bisa mengubah hal yang udah terjadi.

Misalnya, orang lain pernah memukul kita sampe bonyok, bahkan seandainya kita membalas pun, bonyok itu ngga akan langsung ilang, kan? Tapi, kita bisa menghapus rasa sakit itu jadi sukacita, yaitu saat kita mau mengampuni. Bahkan ketika kita bisa mengampuni, kita bisa tidur tanpa ada bayang-bayang rasa dendam, kecewa, yang sering kali malah bisa jadi penyakit yang bikin kita makin menderita. Bukankah kita juga ngga bisa beribadah dengan tenang jika masih ada ganjalan dalam hati?

Sahabat Generasihero, kemarahan dan kekecewaan merupakan hal yang serius dimata Tuhan. Selalu uring-uringan, sinis sama orang lain, bahkan mengutuki, kita pun ngga suka berada di deket orang yang selalu bersikap seperti itu kan? Apalagi di hadapan Tuhan yang sudah mengampuni kita saat kita masih berdosa! Yup, ngga usah lihat kesalahan orang lain, karena jika kita bisa diselamatkan pun, itu karena kita udah diampuni-Nya. Now, it's our turn! Mulailah untuk mengampuni. Gbu All.

No comments