Advertising

Breaking News

Hadapi dan Kasihi Musuhmu!

Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu. (Mrk. 10 : 43)

Sebelum kedatangan Chan, Lee udah lebih dulu membuka toko perlengkapan olahraga. Produk yang dijual laris manis karena Lee selalu menjaga relasi dan memberi barang berkualitas bagus. Setelah berjalan hampir 15 tahun, koleganya yaitu Chan pengen juga membangun bisnis yang sama. Kedatangan Chan sebagai saudara ngga  bisa ditolaknya, tapi sebagai saingan bisnis, timbul rasa benci di hati Lee.

Apalagi dengan adanya  toko Chan, toko Lee berkurang pelanggannya. Lee tahu, kalo ia terus membiarkan perasaan benci-nya, justru akan berdampak buruk terhadap hidupnya termasuk bisnisnya. Akhirnya, ia mencoba melawan rasa benci itu dengan sering berkunjung ke tempat Chan dan membangun kasih dengan Chan.

Dengan begitu, ia melihat apa kekurangannya dan memperbaiki kekurangan tersebut, sehingga membawa dampak yang positif bagi dirinya, keluarga dan bisnisnya.

Persaingan seperti inilah yang sering dialami kawula muda zaman sekarang. Persaingan bisa terlihat terang-terangan maupun terselubung kayak kisah diatas. Namun, bacaan kita pun mencerikatan demikian.

Yohanes dan Yakobus berusaha mendapatkan tempat kehormatan di sebelah kanan dan kiri Yesus. Hal tersebut membuat kesepuluh murid lainnya marah. Ini menunjukan bahwa mereka sebenarnya juga pengen duduk disana tapi ngga sampe hati nanyain hal itu.  Yesus tahu bahwa peristiwa itu bisa memecah belah hubungan murid-muridNya.

Baca Juga : Cara Mudah Mengampuni Orang Lain 100% Work


Untuk itu, Dia jelasin bahwa kerendahatian diperlukan untuk dapatin tempat. “Barang siapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu”. Lewat kata-kata super itulah Tuhan meredakan persaingan antar murid sehingga hubungan mereka kembali baik.

Hari ini, kiranya kita bisa menghadapi musuh dan menjadikannya saudara. Apakah kerendahhatian itu masih mungkin dimiliki? Heroes, sejatinya kerendahhatian adalah senjata paling ampuh untuk mengalahkan kebencian.

No comments