Advertising

Breaking News

Sering Berbicara Kotor ? Berikut adalah 9 Hal yang Wajib Kamu Ketahui Tentang Perkataan Kotor

Apa yang membedakan satu kata dengan kata yang lain ? Apa yang membuat satu kata-kata kotor namun dianggap normatif ? hal itu tidak hanya didasarkan pada definisi kata yang tepat. Namun, didasarkan juga kepada bagaimana kata itu digunakan dalam budaya. Lalu bagaimana cara kita berbahasa yang baik ? Dibawah ini adalah 9 hal yang harus kamu ketahui tentang penggunaan tata bahasa.

Bahasa yang Tidak Baik Menyalahi Kosa Kata


Hal tata bahasa. Bagaimana cara kita memilih kosa kata adalah hal yang penting dalam percakapan langsung, dalam media sosial, maupun dalam bentuk tulisan formal. Penggunaan kata yang tidak baik dapat merusak kalimat dan membuatnya berubah dari konsteksnya.

Nama Tuhan Bukan Nama Yang Bisa Disebut Dengan Sembarangan


Seringkali kita menyebut nama Tuhan dengan sembarangan. Seperti mengucapkan sumpah dalam nama Bapa untuk hal-hal yang sepele. Padahal itu sama sekali bukan penggunaan nama Tuhan yang benar.

Bahasa Yang Kita Gunakan Menunjukkan Identitas Kita


Diluar penyalahgunaan kosakata adalah identitas budaya yang melekat pada penggunaan kata-kata kotor. Disini kita harus bergerak menuju kekristenan. Para pengikut Kristus yang telah dipanggil keluar dari kegelapan dan masuk ke dalam terang kasih karunia Allah (1 Pet 2 : 9). Kita harus mendasari gaya hidup kita dengan Alkitab. Oleh karena itu, jangan menggunakan kata-kata umpatan.

Orang Kristen Harus Identik Dengan Kristus Bukan Dunia


Roma 12 : 2 mengatakan, “Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.”

Orang Kristen Seharusnya Bukan Orang Yang  Menggunakan Kata-Kata Kotor


Perhatikan bahwa Paulus mengingatkan kita dalam Efesus 5:4, “Demikian juga perkataan yang kotor, yang kosong atau yang sembrono karena hal-hal ini tidak pantas tetapi sebaliknya ucapkanlah syukur.”

Orang Kristen Harus Mempertahankan Kebiasaan Baik Yang Menghormati Kristus


Titus 2 : 10, “jangan curang, tetapi hendaklah selalu tulus dan setia, supaya dengan demikian mereka dalam segala hal memuliakan ajaran Allah, Juruselamat kita.

Seorang Kristen Seharusnya Tidak Menjadi Orang Yang Kasar.


Dalam 1 Korintus 13 : 4 – 7 menyebutkan bahwa kasih itu sabar, murah hati, tidak cemburu, tidak memegahkan diri, tidak sombong, tidak melakukan hal-hal yang tidak sopan, tidak mencari keuntungan sendiri, tidak pemarah, tidak menyimpan kesalahan orang lain, tidak bersukacita karena ketidakadilan, menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, dan sabar menanggung segala sesuatu.

Orang Kristen Tidak Dilahirkan Untuk Merusak Hubungan Dengan Kata-Kata Kotor


Efesus 4 : 29 mengatakan, “Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia.”

Kita Harus Mengejar Kekudusan


Kita harus memiliki filter atau bahkan antivirus untuk mencegah bahasa kotor masuk dalam hidup kita. Supaya kita tidak terkontaminasi dan tetap memancarkan karakter Kristus dalam kehidupan kita dengan mengejar kekudusan. Mengejar kekudusan tidak hanya tentang setia beribadah atau melakukan pelayanan. Menjaga tutur kata yang baik adalah salah satu hal penting dalam mengejar kekudusan.

Kita tahu bahwa lidah sulit untuk dijinakkan (Yohanes 3 : 8). Tetapi, kita sebagai orang Kristen harus memberi teladan untuk sesama kita dalam menghormati Kristus melalui tutur bahasa kita. Kita harus mengingat bahwa, pilihan bahasa kita mengungkapkan banyak hal tentang isi hati kita (Lukas 6 : 45). Adalah bijaksana untuk memastikan bahwa kita menggunakan kosakata dengan benar untuk menjaga arti sebenarnya dari kata-kata yang kita ucapkan.

No comments