Advertising

Breaking News

5 Alasan Kenapa Kamu Harus Menikah Dengan Orang Yang Seiman

Rencana Tuhan pada manusia ada dalam Alkitab bahwa kehidupan pria dan wanita yang kelak akan hidup bersama dalam ikatan pernikahan (Efesus 5:31). Mereka akan membentuk keluarga baru yang saleh, berkenan kepada Tuhan, serta bersama-sama mengasihi dan melayani Tuhan (Efesus 6:4). Keluarga baru tersebut akan memiliki anak. Setelah dewasa, anak mereka akan menikah dan menciptakan keluarga baru yang saleh (Amsal 22:6). Demikianlah seterusnya keluarga baru akan melahirkan keluarga baru lainnya.

Kita tahu, berkencan merupakan tahap awal dalam pernikahan. Sebelum menikah, tentu pria dan wanita akan mencari pasangan yang cocok melalui sebuah hubungan. Tuhan mempunyai rencana supaya kamu hidup baik dan berjalan sesuai kehendak-Nya (Yosua 24:15). Tuhan mau supaya kamu mempunyai pasangan seiman. Mengapa kamu benar-benar dilarang untuk memiliki pasangan yang tidak percaya pada Tuhan? Nah, berikut ini alasannya.

Tuhan Tidak Akan Menjadi Pusat hubunganmu


Tuhan harus menjadi pusat dalam segala aspek kehidupan, termasuk dalam sebuah hubungan. Kamu harus melibatkan Tuhan dalam sebuah hubungan yang kamu jalani. Berdoa bersama salah satu cara ampuh untuk memperkuat sebuah hubungan yang baik dalam Tuhan. Namun kalau pasanganmu tidak seiman denganmu, bagaimana mungkin kamu akan berdoa bersama dengannya?

Tak Ada Jaminan Seorang Yang Tidak Percaya Akan Berubah Menjadi Seiman Denganmu


Kadang kamu mendadak jadi orang nekat. Saking cintanya sama pasangan, kamu akan menyingkirkan perbedaan yang ada. Kamu berjanji akan mengubah orang itu menjadi seiman denganmu. Benar apa salah? Salah besar! Jangan pernah berpikir mau merubah orang. Ya kalau kamu mampu, kalau tidak alias gagal?

Kalaupun dia menjadi orang percaya Kristus, tidak ada jaminan dia akan menjadi orang setia dan mengasihi Tuhan sungguh-sungguh. Mungkin dia akan menjadi Kristen tapi KTP (Kristen Tanpa Pertobatan). Banyak kok orang Kristen di dunia ini. Ingat! Kadang realita tak sesuai ekspektasi.

Sulit Melakukan Kehendak Tuhan Dengan Orang Yang Tidak Beriman


Bagaimana mungkin kamu bisa melakukan kehendak Tuhan bersama-sama bila pasanganmu tidak seiman dalam Tuhan? Kamu tidak akan nyaman ngobrol tentang Tuhan bareng dia. Dia akan merasa ditinggal bila kamu bergaul dengan temanmu yang Kristen. Yang lebih parah lagi, dia tidak mendukungmu melakukan kehendak Tuhan dan akhirnya meyakinkan kamu untuk meninggalkan Tuhan.

Imanmu Sendiri Akan Melemah


Hal ini wajar. Kamu harus berjuang sendiri untuk memperkuat imanmu. Ini tidak mudah. Dalam beberapa situasi, kamu akan menghadapi dilema antara dua pilihan. Misalnya pada kejadian kamu harus menghadapi pertempuran antara memilih pergi ke gereja atau jalan-jalan dengan dia.

Bila hubunganmu sampai pada pernikahan, kamu akan berjuang untuk mengajak pasanganmu ke gereja atau memilih membesarkan anakmu dalam Tuhan. Sulit kan memilih dua pilihan yang sama pentingnya sedangkan kamu tidak dapat melakukan dua hal itu bersamaan.

Pernikahanmu Tidak Akan Sesukses Yang Tuhan Mau


Pernikahanmu tidak akan tertuju pada Tuhan bila pasanganmu tidak percaya pada Tuhan. Pada saat itu, pernikahanmu akan menjadi sebuah perjuangan. Faktanya, berkencan dengan orang yang tidak percaya pada Tuhan akan membuat kamu menikah dengan orang yang tidak percaya pada Tuhan juga.

Bahkan hal itu membuatmu berpaling dari Tuhan.Lebih parah lagi, selain imanmu pada Tuhan kandas, anak-anakmu juga tidak akan pernah mengenal Tuhan sepenuhnya. Hidup ini keras. Kamu akan membutuhkan Tuhan. Jadi, memilih pasangan yang benar-benar percaya pada Tuhan adalah dasar untuk menciptakan kehidupan keluarga yang lebih saleh. Ini bukan jaminan, tapi ini lebih baik daripada kamu memilih pasangan yang tidak percaya Tuhan.

Sudahkah pasanganmu seiman denganmu? Persiapkan masa depanmu mulai sekarang dengan memilih pasangan yang tepat dan sesuai kehendak Tuhan. Atau semuanya akan menjadi terlambat. Pikirkan masa depan bukan hanya kesenangan masa kini. Tuhan Yesus memberkati.

Baca Juga : 5 Kebiasaan Jomblo Yang Negatif

No comments