Advertising

Breaking News

Alasan Mengapa Lagu "What a Beautiful Name" Begitu Populer

Mungkin sebagian orang belum pernah mendengar lagu penyembahan "What a beautiful name" dari Hillsong United. Maklum saja, karena pujian tersebut baru dinyanyikan saat konferensi Hillsong  di New York City tahun 2016 lalu. Sejak saat itu, lagu "What a beautiful name" yang dirilis sebagai single dari album "Let There Be Light" langsung populer. Bahkan, Menurut CCLI "What a beautiful name” adalah lagu yang paling sering dinyanyikan di gereja - gereja pada awal tahun 2017 hingga saat ini. Lalu apa sih yang membuat lagu ini sangat populer dan disukai banyak orang?

Lagu Yang Mudah Dinyanyikan


Lagu atau pujian merupakan salah satu bagian penting dalam liturgi gereja. Pemilihan lagu yang tepat sangat mempengaruhi kekhusyukan dalam ibadah. Lagu yang layak atau cocok dinyanyikan saat ibadah adalah lagu yang memiliki rentang vokal kecil sehingga setiap orang dapat dengan nyaman menyanyikannya. Contoh lagu dengan rentang vokal yang besar adalah lagu "Let It Go" dari Disney, dimana tak semua orang bisa menyanyikannya.

Pasalnya, Melodi lagu “Let It Go” tersebut hampir mencapai tiga oktaf sehingga kurang cocok untuk dinyanyikan secara bersama - sama. Lain halnya dengan lagu "What a beautiful name" yang pada dasarnya memiliki rentan vocal yang kecil, bahkan sekedar informasi lagu ini hanya memiliki satu nada selama satu oktaf. Jadi dapat dipastikan semua bisa menyanyikannya dengan mudah dan nyaman. Dari kenyamanan dan kemudahan ketika menyanyi, kita bisa lebih menghayati dan memaknai setiap liriknya.

Lagu Yang Memiliki Lirik Teologi Yang Baik


Lirik lagu merupakan salah satu alasan mengapa lagu itu bisa disukai banyak orang. Kata - kata yang digunakanpun harus mudah dimengerti dan dipahami dari berbagai usia, serta bisa menyampaikan isi dari pujian itu sendiri. Berikut beberapa kriteria lirik yang baik dalam sebuah lagu pujian:

  1. Motivasi dan tujuan untuk memuliakan Tuhan,

  2. Mengingatkan pendengar terhadap firman Tuhan,

  3. Dapat mempengaruhi pendengarnya untuk berubah menjadi lebih baik.


Dan percayalah, lirik dari lagu “What a beautiful name" memenuhi tiga kriteria

Lagu Yang Mempunyai Keseimbangan Gender


Alasan yang ketiga mengapa lagu ini bisa disukai dan populer adalah lagu ini dapat dinikmati oleh semua gender, baik pria dan wanita. Karena pada faktanya, ada beberapa lagu yang tak sesuai dengan cara pikir pria atau cara pikir wanita. Hal ini kami sadari setelah membaca sebuah buku Why Men Hate Going Church yang ditulis David Murrow. Di dalamnya buku tersebut ia membongkar berbagai alasan mengapa pria tak suka menghadiri gereja. Dan Salah satu alasannya adalah lagu yang begitu feminin, dan menggunakan referensi romantis kepada Allah. Walau tak semua pria berpikir seperti itu, namun faktanya inilah yang terjadi. Terlepas dari semua itu, lirik lagu “What a beautiful name” dapat diresapi dan dinikmati semua gender.

Demikian alasan mengapa lagu "What a beautiful name" dari Hillsong Worship bisa sangat populer. Namun, perlu diketahui lagu yang baik adalah lagu yang bukan hanya memiliki nada - nada yang indah, bukan hanya memiliki kata - kata yang puitis, juga bukan hanya dapat diterima oleh seluruh kalangan. Tapi lagu yang baik adalah lagu yang tidak mengurangi sasaran utama yaitu memuliakan dan meninggikan nama Tuhan.

No comments