Advertising

Breaking News

3 Resep Jitu Hadapi Fitnah

Fitnes bisa buat tubuh ini jadi sehat, tapi kalau fitnah bisa bikin hati ini sakitnya minta ampun. Gimana engga, dituduh melakukan suatu hal yang sebenarnya engga pernah kita lakukan, Itu rasanya sakit banget.

Nah, Puji Tuhan, Allah kita punya resep jitu nih biar anak-anak-Nya bisa ngalami pemulihan akibat difitnah teman, tetangga, sahabat, rekan kerja atau bahkan rekan pelayanan di gereja. Seperti apa resepnya? Yuk, simak resep jitu yang Allah sediakan berikut ini.

Identifikasi Penyebab Luka


Yang pertama kamu perlu tahu apa penyebab luka hatimu. So, Kalo fitnahan itu datang, ada baiknya kamu tahu persis siapa yang ngelakuin. Bukan untuk balas dendam, tapi untuk persiapan kamu melangkah di proses berikutnya.

Lepaskan Pengampunan


Banyak orang berharap dan senang kalo Allah mengampuni setiap dosa dan kesalahannya, tapi kalo ada orang menyakiti hatinya, ia menolak untuk mengampuni. Pengen diampuni tapi enggak mau mengampuni, itu namanya imajinasi.

Firman-Nya udah jelas “Tetapi jika kamu tidak mengampuni, maka Bapamu yang di sorga juga tidak akan mengampuni kesalahan-kesalahanmu” (Mar. 11 : 26 ). Buang mitos kalo mengampuni adalah masalah perasaan, sebab mengampuni adalah keputusan yang diterusin dengan tindakan nyata dan hukumnya adalah wajib.

In Fact, mengampuni ngga membuat kamu lupa sama kesalahan orang, melainkan ketika kamu mengingat kesalahannya, hatimu udah ngga merasa sakit lagi.

Baca Juga : Cara Mudah Mengampuni Orang Lain 100% Work


Tetaplah Bersukacita dan Berkati Si Pelaku


Alkitab mengatakan bahwa jika kamu di fitnah, maka kamu harus tetap bersukacita karena ada upah yang telah Allah sediakan (Mat. 5:11-12). Yesus dan para nabi yang hidup sebelum kita pernah ngalami hal yang sama.

Kini saatnya kita untuk lepaskan berkat buat setiap orang yang memfitnah ataupun yang membuat hati kita sakit. Bila perlu, lakuin tindakan nyata sebagai bukti kalau kita udah mengampuni mereka. Jika ditolak, ngga masalah. Lakukan saja sebagai bukti cintamu kepada Tuhan. Stay Solid, Gbu!

No comments