Advertising

Breaking News

Bagaimana Cara Orang Kristen Berpakaian? 7 Hal Ini Wajib Kamu Ketahui

Industri fashion saat ini memang sangat berkembang. Tidak hanya digandrungi anak muda, anak kecil pun sudah mengerti trend fashion melalui internet dan social media yang ada. Bahkan banyak model yang kini menjadi kiblat anak muda dalam berpenampilan dan mengadopsi gaya berpakaian mereka. Namun, tidak jarang anak muda yang seringkali menggunakan pakaian yang justru tidak sesuai. Dengan alasan mengikuti trend!

Tidak hanya diluar gereja. Bahkan di dalam gereja seringkali kita menemukan anak muda yang berpakaian tidak sopan. Memakai dress atau rok yang terlalu mini, kaos, atau bahkan hotpants. Tentu saja hal ini dapat menimbulkan stigma negatif masyarakat terhadap anak muda Kristen sekarang ini. Masyarakat bisa saja berpendapat jelek tentang gereja atau bahkan membuat mereka semakin sulit untuk percaya kepada Yesus. Buruk sekali bukan?

Bagi sebagian kita, mendapat kesempatan untuk bertemu dengan orang penting (bupati, gubernur, atau bahkan presiden) adalah kesempatan yang sangat kita dambakan. Kita pasti akan mempersiapkan diri sebaik mungkin, mempersiapkan pakaian yang terbaik dan berusaha berlaku sesopan mungkin.

Bukankah Tuhan melebihi orang-orang penting itu? Dialah sang pencipta kita, yang patut kita tinggikan, kita sembah, dan kita hormati. Bukankah seharusnya kita juga harus mendatangai Tuhan dengan persiapan dan pakaian yang terbaik dan sopan?

Lalu bagaimana saat kita pergi beribadah untuk bertemu dengan Tuhan? Apakah kita kesana (re: gereja) hanya untuk menampilkan pakaian kita?

Paulus mengatakan kepada Timotius dalam 1 Timotius 2:9-10 "Demikian juga hendaknya perempuan. Hendaklah ia berdandan dengan pantas, dengan sopan dan sederhana, rambutnya jangan berkepang-kepang, jangan memakai emas atau mutiara ataupun pakaian yang mahal-mahal, tetapi hendaklah ia berdandan dengan perbuatan baik, seperti yang layak bagi perempuan yang beribadah."
Sudah sepantasnya jika kita berpakaian dengan sopan saat kita pergi beribadah kepada Tuhan.

Lalu, bagaimana kata Alkitab dalam hal berpakaian? Berikut ini adalah beberapa prinsip Alkitab dalam hal memilih pakaian.

Apakah pakaian kita menggambarkan kekudusan? (Roma 12:1, 1 Timotius 2:10)


Persembahan kita yang sejati kepada Allah adalah tubuh kita. Untuk itu menjadi kewajiban kita untuk menjaga kekudusan tubuh kita dengan memakai pakaian yang sopan.

Apakah kita fokus kepada hati atau penampilan? (1 Samuel 16:7)


Selama ini, apakah kita dibuat sibuk dengan memperbaiki penampilan atau sibuk memperbaiki hati dan karakter kita ? Jika kita terlalu sibuk dengan penampilan luar saja, kita perlu mengevaluasi diri. Apakah hati kita telah menunjukkan keindahan yang sesungguhnya.

Apakah kita menjadi diri sendiri atau hanya mengikuti trend fashion? (Roma 12:2)


Seringkali, jika kita menjadikan seorang model atau artis menjadi kiblat dalam berpenampilan, kita tidak akan segan untuk mengikuti gaya fashion model atau artis tersebut. Walaupun terkadang beberapa pakaian tidak cocok bagi kita. Kita kerap memaksakannya supaya orang melihat bahwa kita tidak ketinggalan jaman. Hal ini dapat membuat kita meninggalkan karakter kita sendiri dan justru menjadi orang lain. Bisa disebut bahwa kita telah menjadi budak trend fashion yang ada. Be yourself, karena kamu diciptakan sangat unik.

Apakah kita membeli pakaian sesuai kebutuhan ? (Matius 6:28-30)


Banyak anak muda, menghabiskan banyak uang dan sibuk memenuhi lemari pakaiannya. Mereka seringkali kuatir tentang apa yang akan mereka pakai. Jika kita terlalu mengkuatirkan hal-hal semacam ini, kita akan kehilangan waktu dan kesempatan untuk melakukan hal-hal yang lebih berguna.

Apakah pakaian yang kita kenakan mencerminkan kesopanan ? (1 Petrus 5:5b)


Kesopanan bukan berarti anti-mode. Namun, kita sebagai orang Indonesia juga perlu mengetahui budaya sopan santun dalam berpakaian di negara kita.

Apakah pakaian kita mencerminkan bahwa kita menghormati Allah? (Amsal 31:25a)


Seperti yang telah disebutkan diatas. Jika kita datang kepada orang-orang yang kita hormati, kita pasti akan menggunakan pakaian yang sopan. Apalagi kepada Allah yang melebihi orang-orang penting tersebut. Pakaian yang kita kenakan pun harus menghormati Allah.

Apakah pakaian kita membuat Allah dimuliakan ? (1 Korintus 6:19-20)


Saat pergi ke gereja, pakaian seperti apa yang kita kenakan? Akankah pakaian itu membuat orang-orang tidak percaya datang kepada Allah dan membuat Allah dimuliakan? Atau justru pakaian itu membuat masyarakat memiliki stigma negatif terhadap kekristenan dan membuat orang-orang dunia semakin menjauh dari kasih Kristus?

Bagaimana dengan kita? Apakah pakaian kita memuliakan Allah? Apakah kita membuat jiwa-jiwa datang kepada Allah? Berpakaian memang hak setiap orang. Namun, adalah lebih baik jika kita berpakaian sesuai dengan tempatnya. Jangan sampai kita "salah kostum". Kita punya identitas yang tinggi yakni "penduduk kerajaan Surga". Jadi jagalah identitas itu.

No comments