Advertising

Breaking News

Mungkinkah Orang Kristen Menjadi Pemimpin di Indonesia?

Beberapa hari yang lalu, Generasihero sempat membagikan artikel mengenai 5 sosok pemimpin yang patut untuk diteladani. Nah, setelah membaca artikel tersebut, timbul pertanyaan dihati saya ‘mungkinkah orang kristen menjadi seorang pemimpin di negeri tercinta ini?’

Menurut Pancasila dan UUD ’45 semua orang Indonesia berhak untuk menjadi pemimpin. Tak melihat suku, ras, ataupun agama, pada intinya semua orang berhak. Namun masalahnya Indonesia adalah negara demokrasi, dimana kekuasaan tertinggi ada ditangan rakyat. Dan seperti yang kita ketahui, orang kristen adalah kaum minoritas di Indonesia. Lalu bisakah orang kristen mendapatkan suara terbanyak dari rakyat? Apalagi banyak rakyat yang memegang prinsip ‘harus memilih yang se-agama’?

Jika kita melihat hal ini dengan cara pandang dunia, presentase kemungkinannya sangatlah kecil. Namun, jika kita melihat hal ini dengan cara pandang orang percaya, apa yang tidak mungkin bagi Tuhan? Pancasila dan UUD memang sudah mengatur itu, namun saya rasa kuasa Tuhan jauh lebih kuat dari dua filsafat negara tersebut. Jadi, jika Tuhan menghendaki, sangatlah mungkin orang kristen untuk menjadi pemimpin. Firman-Nya juga berkata bahwa pemimpin berasal dari Tuhan (Rom. 13 : 1)

Daud mengalahkan Goliath hanya dengan ketapel dan batu saja. Ya, hal ini sungguh tidak masuk akal. Bagaimana mungkin, seorang raksasa besar dikalahkan oleh seorang pengembala domba? Tapi, kenyataanya hal ini terjadi. Ingat, kita punya Tuhan yang hebat dan Dia sanggup melakukan segala sesuatu.

Lalu, jika penjelasan diatas adalah benar, bagaimana dengan kasus bpk.Ahok kemarin? Mengapa dia bisa kalah dengan orang lain?

Saya akan jawab dengan pertanyaan yang sama. Mengapa Tuhan Yesus kalah voting dengan Barabas (Seorang Napi)? Mengapa Tuhan Yesus disalib?

Ya, karena segala sesuatu terjadi sesuai dengan kehendak Allah dan Dia tahu yang terbaik. Bayangkan saja jika Tuhan Yesus tidak disalib, kita akan tetap hidup dalam jeratan dosa.

Sama halnya dengan masalah yang dialami bpk Ahok, jika saat itu dia menang voting dan berhasil menjadi pemimpin di Jakarta. Besar potensi akan menimbulkan hal-hal yang lebih buruk disana. Mungkin, akan terjadi demo yang lebih besar atau bahkan tidak menutup kemungkinan juga ada kekerasan secara fisik. Tuhan tidak ingin hal itu terjadi!

Mungkin secara dunia bpk. Ahok kalah, namun jika kita jeli justru kekalahan bpk Ahok kemarin membawa dampak yang besar bagi rakyat Indonesia. Salah satunya adalah menguatnya sikap solidaritas dan toleransi diberbagai daerah. Bahkan bpk. Ahok menjadi terang bagi banyak orang. Sikap yang mau mengampuni dan mau berkorban dengan tidak mengambil ‘banding’,  jadi hal yang ‘gila’ dimata dunia namun luar biasa dimata Tuhan. Melalui hidupnya, bpk.Ahok berhasil memperlihatkan pesona Tuhan Yesus kepada semua orang termasuk mereka yang belum percaya.

Meski begitu, tak bisa dipungkiri kasus yang dialami bpk.Ahok kemarin membuat banyak anak kecil ataupun anak muda kristen merasa pesimis dengan cita-citanya. Bayangkan saja, ada berapa banyak anak kristen yang bercita-cita menjadi pemimpin? Saya rasa banyak sekali.

Sobat, penjelasan yang saya berikan diatas telah menjawab semuanya. Intinya, semua hal mungkin dimata Tuhan. Jadi, mulai sekarang jangan patah semangat. Pemimpin berasal dari Tuhan dan bukan dari manusia. Jika Tuhan berkehendak, adakah yang bisa melawan? Terus berkarya dan muliakan Tuhan melalui hidupmu. Stay Solid. Tuhan Yesus memberkati.

No comments