Advertising

Breaking News

10 Fakta Yang Menyelimuti Produksi Film The Passion of the Christ

Siapa sih yang enggak tahu film Passion of The Christ? Kami yakin hampir semua umat Kristen pernah menonton film garapan Mel Gibson ini. Film The Passion of the Christ layak disebut sebagai film terbaik yang berhasil mentransformasikan kehidupan Yesus kepada setiap penontonnya.

Meski sudah rilis sejak tahun 2004 lalu, masih banyak gereja yang menayangkan film ini pada acara-acara tertentu seperti hari Paskah. Namun dibalik kerennya film ini, ada beberapa fakta yang menyelimuti produksi film The Passion of the Christ. Fakta-fakta mengejutkan akan kami beberkan melalui ulasan berikut ini.

Jim Caviezel Terluka saat Memikul Salib


Jim Caviezel merupakan aktor yang dipercayai Mel Gibson untuk memerankan sosok Yesus. Hal paling menyakitkan yang dialami Jim Caviezel dalam penggarapan film Passion of the Christ adalah saat tulang bahunya mengalami pergeseran ketika ia harus memikul sebuah salib dengan berat 130 pon.

Kita bisa membayangkan bagaimana Yesus harus membawa beban seberat itu setelah dicambuk, dan dipasangkan mahkota duri di kepalanya. Jim melakukan adegan mengangkat salib itu dengan bahu yang tergeser, meski kita tahu bahwa ia tidak melintasi seluruh perjalanan, tapi ekspresi sakit di wajahnya sangat terlihat.

Film independen terlaris tertinggi adalah film “Passion of the Christ”


film ini meraup $ 611.899.420 dalam penjualan tiket di seluruh dunia sejak peluncurannya, dan dinobatkan sebagai film independen terlaris. Film ini tidak hanya menarik perhatian orang-orang Kristen, namun film ini juga mendapat daya tarik di seluruh dunia.

Bagaimana tidak, film ini adalah film yang seakan-akan menjawab imajinasi semua orang tentang Yesus yang harus mati di atas kayu salib untuk menebus dosa semua umat manusia.

Penampilan Jim Caviezel berubah drastis untuk memerankan sosok Yesus


Jim diberi hidung palsu dan garis rambutnya harus diangkat, bahkan mata birunya berubah menjadi cokelat dalam film Passion of The Christ ini. Tidak ada yang mengetahui apakah Yesus memiliki mata biru ataupun cokelat, namun Mel Gibson ingin mengubah sang aktor menjadi semirip mungkin dengan gambaran Yesus di pikiran umat-umat Nya. Banyak versi yang bisa kita pelajari tentang sosok Yesus, namun menurut kami Mel Gibson merealisasikan wajah Yesus dengan sangat baik.

Petir melanda beberapa kali saat syuting berlangsung


Asisten Direktur, Jan Michel tersambar petir sebanyak dua kali saat syuting film Passion of The Christ. Ditambah lagi adanya rumor bahwa sebenarnya Jim juga tersambar petir saat digantung di kayu salib. Memang saat pengambilan gambar Yesus di atas kayu salib, cuaca tiba-tiba seperti akan turun badai dan posisi Jim lebih tinggi dari para kru yang bertugas.

Ia pun tersambar petir hingga rambutnya mengeluarkan asap.  Apakah itu suatu pertanda bahwa Yesus menyetujui film tersebut? Atau apakah itu suatu pertanda bahwa setan ingin membatalkan film tersebut?

Mereka awalnya memilih untuk tidak menggunakan music score


 Mel Gibson awalnya memutuskan untuk tidak menggunakan musical score untuk film tersebut. Namun akhirnya dia memutuskan untuk menggunakan satu musical score, dan coba tebak, musical score tersebut dinominasikan sebagai “Best Musical original Score” untuk sebuah film di Oscar tahun 2005.

Bayangkan saja jika kita menonton sebuah film tanpa music score, hal itu akan terasa monoton karena musical score adalah salah satu pendukung untuk membangkitkan emosi para penonton melalui suara-suara  yang dramatis dan menggetarkan jiwa.

Jim tidak sengaja tercambuk dua kali


Perlu kamu tau.. bahwa dalam adegan Yesus dicambuk, ternyata tidak sengaja Jim tercambuk sebanyak 2 kali. Dalam adegan tersebut badan Jim hanya dilapisi papan setebal 3 cm, saat syuting tidak sengaja aktor yang berperan sebagai  Prajurit mengenai bagian tubuh Jim yang tidak terlapisi papan. Karena merasa kesakitan Jim sampai menarik tangannya dari belenggu sehingga menyebabkan luka di tangannya dengan sangat buruk.

Coba tonton lagi filmnya, dan lihatlah apakah kamu bisa menemukan ekspresi kesakitan Jim saat cambuk itu menghantam badannya.

Sebagian besar pemeran dan kru mengubah iman mereka setelah syuting film tersebut


Karena banyaknya kejadian-kejadian tak terduga dalam penggarapan film tersebut, banyak diantara para kru dan para aktor yang beralih agama menjadi Kristen. Salah satu orang yang bertobat adalah seorang ateis yang berperan sebagai Yudas Iskariot, namanya Luca Lionello.

Selain kepada para kru, kami percaya dampak yang diberikan film ini terhadap penontonnya juga sangatlah besar.

Satu adegan terinspirasi oleh patung Michelangelo yang terkenal "La Pieta”


 Menurut Mel Gibson, adegan saat Yesus terbaring di pangkuan Maria setelah diambil dari kayu salib terinspirasi oleh patung terkenal Michelangelo “La Pieta”.

Karya seni ini ternyata juga telah mengilhami banyak adegan film/dokumenter lainnya.

Lihatlah film ini sekali lagi dan temukan pose saat Yesus diturunkan dari kayu salib, dan terbaring di pangkuan Maria.

Aktris yang berperan sebagai Maria hamil


Maia Morgenstern yang berperan sebagai Maria ternyata tengah mengandung di saat syuting, tetapi dia tidak memberitahu siapapun. Sampai suatu saat dia mendekati Jim dan berkata dalam bahasa inggris yang kacau, dan aksen Rumania yang tebal, “Saya punya bayi di perut.”  Tentunya hal ini membuat Jim kaget, dan ia menjadi tidak enak jika harus berakting dengan Maia yang berperan sebagai Maria.

Mel Gibson mengingat banyak mukjizat yang Yesus lakukan


Mel Gibson banyak bersaksi tentang jumlah mukjizat yang terjadi pada saat syuting dilaksanakan. Beberapa mukjizat yang diadakan Yesus diantaranya adalah orang-orang yang disembuhkan dari penyakit, penglihatan dan pendengaran yang dipulihkan, dan yang terbesar dari semuanya adalah keselamatan. Ada seorang gadis berusia 6 tahun yang orang tuanya berhubungan dengan salah satu kru yang bertugas.

Gadis itu menderita epilepsi sejak lahir, dan dia bisa terkena serangan epilepsi hingga 50 kali dalam sehari. Namun, setelah film tersebut dirilis, dia dapat sembuh dari kondisinya. Dan aku yakin Yesus juga melakukan mukjizat dalam hidup semua orang.

Sobat, itulah fakta-fakta yang perlu kamu ketahui tentang film Passion of the Christ. Kami berharap supaya kamu dapat melihat penyertaan Yesus melalui mukjizat-mukjizat yang Ia lakukan dalam film ini. Bahkan jika kamu memiliki waktu untuk melihat film ini, sempatkanlah agar film ini dapat mengingatkanmu atas pengorbanan yang telah Dia lakukan untukmu.

“Jawab Yesus:  "Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia  akan hidup walaupun ia sudah mati,”   Yohanes 11:25

No comments