Advertising

Breaking News

3 Tipe Kasih Yang Wajib Ada Pada Diri Kita

Kasih adalah

Mengapa saya berikan ruang kosong diatas? Karena kasih sulit untuk dijelaskan. Ya, Kasih adalah suatu hal kompleks yang sejatinya tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Namun, kita bisa merasakan kasih atau bahkan merealisasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Nah, sebagai orang percaya kita dituntut untuk selalu mengasihi, mengasihi dan mengasihi. Untuk itu, Ada tiga tipe kasih yang wajib kita miliki. Mau tahu apa saja? Berikut adalah ulasannya.

Kasih kepada Tuhan


Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. - Matius 22:37

Seperti dalam ayat tersebut, kasih yang pertama dan yang terutama ditujukan kepada Tuhan Yesus. Apabila kita mengasihi Tuhan, Tuhan juga pasti akan lebih mengasihi kita anak-anakNya (Yoh 14:15). Lalu bagaimana cara kita mengasihi Tuhan dengan segenap hati, jiwa dan akal budi kita? Kita bisa merealisasikan kasih kita kepada Tuhan dengan selalu mentaati perintah Tuhan dan menjauhi laranganNya.

Contoh sederhananya saat kita mencari pasangan hidup, Tuhan menginginkan kita mencari pasangan yang seimbang. Terang dengan terang, anak Tuhan dengan anak Tuhan jangan sampai sinar kemuliaan Tuhan redup akibat kita salah mencari pasangan hidup. Sobat apabila mengasihi Tuhan, Tuhan akan selalu memberikan yang terbaik. Entah itu pasangan, pekerjaan, pendidikan bahkan masa depan kita. Jadi jangan pernah berhenti untuk terus mengasihi Tuhan.

Kasih kepada sesama


Dalam Matius 22:39 dikatakan bahwa kita harus mengasihi sesama kita seperti diri kita sendiri. Nah, sob kasih kepada sesama dapat kita realisasikan kepada orang tua kita. Orang tua adalah wakil Tuhan di dunia ini, Tuhan Yesus telah menitipkan kita kepada kedua orang tua kita.

Yang berikutnya adalah teman dan sahabat kita, dalam bergaul kita juga harus menebarkan kasih dengan memfilter pergaulan kita. Karena pergaulan yang buruk akan merusak kebiasaan yang baik. Apabila pergaulan kita buruk maka kasih pada sesama kita pun juga ikut buruk. Di dalam Alkitab pun juga diajarkan untuk mengasihi musuh kita. Seperti yang tertulis dalam Matius 5:44

"Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu".

 Hidup manusia itu selalu maju ke depan seringkali kita sudah berusaha hidup dengan sebaik mungkin namun masih ada orang yang tidak menyukai kita. Bagaimana tindakan kita menanggapi hal tersebut? Seperti ayat diatas kita wajib mendoakan orang-orang yang tidak menyukai kita bukan malah membalasnya dengan kejahatan.

Kasih kepada diri sendiri


Seperti dalam poin ke dua kasih kepada sesama, dalam matius 22:39 itu kita juga harus mengasihi diri kita sendiri. Mengasihi diri sendiri harus dengan cara dan porsi yang pas, tidak kurang dan tidak lebih. Karena apabila kita mengasihi diri kita sendiri dengan berlebihan itu akan menghasilkan sifat egois.

Mengasihi diri sendiri memiliki arti mampu menerima kekurangan dan kelebihan dirinya sendiri, mampu mensyukuri setiap apa yang ada pada dirinya sendiri tanpa membanding-bandingkan dengan orang lain. Membanding-bandingkan diri dengan orang lain dapat menyebabkan persungutan kepada Tuhan.

Nah, itu tadi cara untuk merealisasikan kasih kita kepada Tuhan, sesama dan diri kita sendiri. Saling mengasihi adalah perbuatan yang baik, namun kita juga harus melakukannya dengan porsi yang pas serta tidak terbalik. Mengasihi Tuhan yang terutama, selanjutnya mengasihi sesama manusia dan mengasihi diri kita sendiri. Semoga artikel ini bisa menjadi acuan kita dalam membagikan kasih Allah. Tetap semangat menebar kasih Tuhan dan pancarkan sinar kemuliaan Bapa. Tuhan Yesus memberkati.

No comments