Advertising

Breaking News

5 Sikap Yang Berpotensi Menghancurkan Masa Depanmu, Jauhi Jika Kamu Ingin Sukses!

Setiap orang pasti mengharapkan masa depan yang baik. Itu sebabnya sejak kecil kita selalu diajarkan untuk selalu bermimpi dan bercita-cita tinggi. Namun, faktanya untuk dapat menggapai semua hal itu dibutuhkan effort atau usaha yang kuat.

Ya, semua itu butuh proses dan untuk melewati proses demi proses dibutuhkan kegigihan dan sikap yang benar. Jangan sampai apa yang kita lakukan justru mencelakakan dan menghancurkan masa depan kita sendiri. Lantas sikap apa saja yang dapat menghancurkan masa depan kita? Berikut ulasannya.

Mudah Putus Asa


Masa depan yang baik (kesuksesan) tidak didapat dengan cara yang instan. Karena dalam mencapai sebuah tujuan, kita wajib melalui beragam rintangan dan proses. Di sinilah mental kita benar-benar diuji.

Jika kita mudah putus asa, tentu semua harapan dan cita-cita itu bakal kandas. Dengan maksud lain, pintu kesuksesan akan tertutup rapat. Sebab kesuksesan dan masa depan yang baik hanya dimiliki oleh orang-orang yang mau berjuang dan pantang menyerah.

Logikanya, jika kita jatuh bukankah kita harus bangkit? Namun, jika kita memilih untuk tidak bangkit. Sorry to say, kita tidak akan mampu melangkah untuk menemukan jalan kesuksesan itu.

Egois / Merasa Paling Benar


kritik

Kita tidak dapat mencapai kesuksesan dengan mengandalkan kekuatan kita sendiri. Kita membutuhkan bantuan dari orang lain. Oleh sebab itu, jika kita bersikap egois dan merasa paling benar serta paling pintar, sudah dipastikan tak ada seorang pun yang mau bekerja sama dengan kita. Itu artinya, kita akan sulit mencapai kesuksesan. Ingat, sikap egois hanya dimiliki orang-orang bodoh.

Tidak Tulus / Meremehkan Hal-Hal Kecil


Banyak dari kita melakukan sesuatu tanpa keikhlasan hati alias terpaksa. Sobat, sikap seperti ini tidak akan mendatangkan berkat. Malahan dapat menimbulkan mala petaka. Jika kita tidak tulus melakukan hal-hal kecil, bagaimana Tuhan akan memberikan hal-hal yang lebih besar?(Mat. 25 : 21) Itu sangat tidak mungkin. Untuk itu, buang sikap tidak tulus ini jika kita ingin merasakan masa depan yang baik.

Malas


Alkitab mengajurkan kita untuk belajar kepada si semut. Meski pada musim panas, si semut tetap rajin mengumpulkan makanannya. Sobat, dengan bersikap malas kita tidak akan mendapatkan apapun. Ingat, ada banyak orang yang lebih pintar, lebih hebat dari kita, dan dunia kian berjalan dengan cepat.

Jadi ketika kita memilih untuk bermalas-malasan, sudah dipastikan kita bakal ditinggal jauh oleh orang-orang yang lebih rajin dan lebih ngotot dari kita. So, jangan malas untuk melakukan sesuatu, kita perlu malu kepada si semut.

Tidak Mengandalkan Tuhan


Raja Daud

Mau sepintar apapun kita, mau sekaya apapun kita, mau sehebat apapun kita, Kita tidak akan mendapatkan kesuksesan jika Tuhan tidak berkehendak. Masih ingat dengan kisah Daud melawan Goliath.

Ada perbedaan yang terlihat diantara keduanya. Goliath mengandalkan kekuatannya sendiri sementara Daud mengandalkan kekuatan Tuhan. Alhasil, Daud yang secara logika jauh lebih lemah dari Goliath justru mampu menumbangkan raksasa itu.

Kisah ini wajib kita jadikan teladan. Bahwa hanya karena Tuhan kita dapat menikmati masa depan yang baik.

No comments