Advertising

Breaking News

Bagaimana Cara Berdoa Untuk Penyembuhan ? 6 Hal Ini Wajib Kamu Lakukan

Tidak selamanya tubuh kita selalu sehat. Ada kalanya kita harus mengalami sakit dan membiarkan tubuh yang setiap hari bekerja untuk beristirahat sementara waktu. Penyakit yang dialami setiap orang pasti bermacam-macam. Ada yang masuk kategori penyakit yang ringan, ada juga yang masuk kategori penyakit yang membahayakan.

Lalu bagaimana kita berdoa untuk penyembuhan?

Doa benar-benar bekerja


Yakobus 5 :13 – 15, “Kalau ada seorang di antara kamu yang menderita, baiklah ia berdoa! Kalau ada seorang yang bergembira baiklah ia menyanyi! Kalau ada seorang di antara kamu yang sakit, baiklah ia memanggil para penatua jemaat, supaya mereka mendoakan dia serta mengolesnya dengan minyak dalam nama Tuhan. Dan doa yang lahir dari iman akan menyelamatkan orang sakit itu dan Tuhan akan membangunkan dia, dan jika ia telah berbuat dosa, maka dosanya itu akan diampuni.” Doa orang orang benar itu kuat dan efektif!

Terkadang Tuhan memiliki rencana lain


Dalam Yohanes 9, murid-murid Yesus bertanya, “Rabi, siapakah yang berbuat dosa, orang ini sendiri atau orang tuanya, sehingga ia dilahirkan buta?” Lalu Yesus menjawab, “Bukan dia dan bukan juga orang tuanya, tetapi karena pekerjaan-pekerjaan Allah harus dinyatakan di dalam dia”

Beberapa penyakit diizinkan supaya kita dewasa seperti Yesus dan mendisiplin diri sendiri. Dan tidak selamanya kehendak Tuhan adalah untuk menyembuhkan. Yang terjadi justru sebaliknya. Tapi intinya, kita semua akan mati. Ada saatnya berhenti berdoa untuk penyembuhan dan mulai berdoa untuk kasih karunia Tuhan.

Doa dalam Yakobus 5 harus disertai dengan pemahaman yang benar akan Firman Allah


Doa bukan berarti Allah harus melakukan apapun yang kita minta. Doa juga tidak bergantung pada emosi, perasaan, atau keinginan manusia. Semua tergantung kepada kehendak Tuhan. Jika kita mengerti bahwa rencana Tuhan tidak akan pernah mengecewakan dan baik untuk kita. Kita pasti dapat memahami apapun jawaban doa-doa kita.

Doa untuk penyembuhan tidak dimaksudkan untuk menggantikan pengobatan medis


Pergi ke dokter bukan berarti menyangkal iman yang sungguh-sungguh. Terkadang ada orang Kristen yang takut meminta pertolongan medis karena hal tersebut melambangkan kurangnya iman. Hal itu sama saja seperti mencobai Tuhan. Walaupun kita telah berdoa untuk kesembuhan, tetap saja kita harus pergi ke dokter. Iman ditambah obat modern seringkali merupakan resep penyembuhan yang baik.

Tuhan menyembuhkan dengan berbagai cara


Tuhan memiliki berbagai cara untuk memberikan kesembuhan. Berbagai cara yang tidak dapat diselami oleh pikiran manusia. Seperti cerita Alkitab, “Tetapi Petrus berkata : “Emas dan perak tidak ada padaku, tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu : Demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah!” (Kisah Para Rasul 3 : 6), sesekali penyembuhan diucapkan secara langsung. Terkadang juga dengan tumpangan tangan, “Ketika itu ayah Publius terbaring karena sakit demam dan disentri. Paulus masuk ke kamarnya; ia berdoa serta menumpangkan tangan ke atasnya dan menyembuhkan dia” (Kisah Para Rasul 28 : 8).

Tuhan akan mengorbankan tubuh setiap saat jika itu yang dibutuhkan untuk menumbuhkan iman kita


Kita menghabiskan banyak waktu untuk berdoa agar tubuh kita sehat. Tuhan jauh lebih peduli bahwa kita berdoa untuk membangkitkan iman dan semangat terdalam kita, yang abadi, daripada memohon penyembuhan tubuh yang hanya bertahan dalam waktu singkat. Terkadang Tuhan mengizinkan sebuah penyakit supaya kita mengerti bahwa kita memerlukan Tuhan. Hal ini akan membuat kita lebih dekat dengan Tuhan bahkan membawa iman dan pengharapan kita semakin bertumbuh di dalam Tuhan.

“Itulah sebabnya aku sujud kepada Napa, yang dari pada-Nya semua turunan yang di dalam sorga dan di atas bui menerima namanya. Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu, sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. Aku berdoa supaya kamu bersama-sama dengan dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah.” (Efesus 3 : 14 -19).

No comments