Advertising

Breaking News

Khawatir akan Masa Depan? 5 Ayat Alkitab Ini Jawab Semua Kekhawatiranmu

Setiap kita pasti pernah merasa khawatir atau cemas akan masa depan. Hal semacam ini dipandang lumrah oleh kebanyakan manusia. Namun sadar kah di saat kita khawatir akan hari esok, secara tidak langsung kita telah meremehkan kuasa Tuhan. Bahkan, jika tingkat kekhawatiran itu sudah tinggi, kita bisa kehilangan iman.

Apakah kamu ingat, ketika Tuhan meminta Petrus berjalan diatas air? Ya, kala itu Rasul Petrus sanggup berjalan diatas air layaknya Tuhan Yesus namun ketika rasa takut dan kekhawatiran itu muncul, ia jatuh dan hampir tenggelam. Nah, bagi kamu yang sedang khawatir akan masa depan, lima ayat ini akan meyakinkanmu kembali.

Filipi 4 : 6 – 7


Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.

Firman Tuhan dengan tegas melarang kita untuk khawatir. Akan tetapi, setiap masalah yang kita alami bisa kita ceritakan kepada Tuhan melalui setiap doa, permohonan dan ucapan syukur. Dengan maksud, daripada kita terus khawatir tentang masa yang belum datang, bukankah lebih baik jika kita fokus akan hari ini dan bersyukur bahwa kita masih diberikan kesempatan untuk melakukan hal-hal baik.

1 Petrus 5 : 7


Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.

Sobat meskipun kita telah berusaha untuk menghindar dari sikap khawatir, nyatanya kita terus saja melakukan hal itu. Nah, cara terbaik untuk melepaskan semua beban pikiran tersebut adalah dengan menyerahkan segala kekhawatiran kita kepada Tuhan.

Karena segala sesuatu yang ada di dunia ini termasuk hidup kita ada dibawah kehendak Tuhan. Jangan ragu untuk menyuarkan kekhawatiranmu kita kepada Tuhan, karena Dia akan memberikan jawaban atas kecemasan dan kegelisahan yang kita alami.

Matius 6:25-26


Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian? Pandanglah burung-burung di langit, yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung, namun diberi makan oleh Bapamu yang di sorga. Bukankah kamu jauh melebihi burung-burung itu?

Jika burung-burung saja Tuhan beri makan dan perhatikan, apalagi kita yang notabene adalah mahluk yang paling dicintai-Nya. Masa depan memang ada di tangan Tuhan. Namun, selayaknya burung mencari makan, kita juga wajib berusaha melakukan hal yang terbaik. Karena Tuhan tidak langsung memberikan segala sesuatu secara cuma-cuma. Semua butuh proses dan nikmati saja prosesnya.

Matius 7:7


Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.

Tuhan Yesus dengan tegas mengatakan bahwa ketika kita mencari kita akan mendapat, ketika kita mengetok maka pintu itu akan dibuka. Jadi untuk apa gunanya kita khawatir lagi? Kita punya Tuhan yang penuh kasih dan teramat baik. Oleh sebab itu, ketika kita khawatir akan masa depan, kita bisa mencari Tuhan dan mengetok pintu-Nya. Percayalah, Dia akan membukakan pintu harapan untuk kita.

1 Yohanes 5:14


“Dan inilah keberanian percaya kita kepada-Nya, yaitu bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya. Dan jikalau kita tahu, bahwa Ia mengabulkan apa saja yang kita minta, maka kita juga tahu, bahwa kita telah memperoleh segala sesuatu yang telah kita minta kepada-Nya.

Jangan ragu untuk meminta bantuan kepada Tuhan. Karena apa yang kamu keluhkan dan butuhkan akan terpenuhi, jika itu sesuai dengan kehendak-Nya. Perlu diketahui, kehedak-Nya itu sempurna. Jangan kecewa ketika saat ini kamu ditolak di sebuah kantor, universitas ataupun sekolah, karena mungkin Tuhan memiliki kehendak lain yang jauh lebih baik untukmu. Hentikan kekhawatiranmu dan melangkahlah sesuai dengan firman-Nya.

No comments