Advertising

Breaking News

3 Hal Yang Harus Kamu Terapkan Ketika Memuji Tuhan

Memuji Tuhan lebih dari sebuah kewajiban. Tak ada alasan untuk tidak memuji-Nya, karena Dia sungguh baik bahkan teramat baik, tanpa kuasa-Nya kita takkan mampu melakukan apapun. Yang menjadi pertanyaan, seberapa sering kamu memuji Tuhan? Setiap hari? Seminggu sekali? Atau setahun sekali yakni saat Natal tiba?

Heroes, memuji Tuhan dapat kamu lakukan kapan pun dan dimana pun juga. Ada banyak lagu dan nyanyian yang dapat kamu lantunkan untuk meninggikan namaNya. Meski begitu, memuji Tuhan tak dapat dilakukan dengan asal-asalan atau dengan motivasi yang salah. Tiga hal ini harus kamu terapkan ketika memuji Tuhan!

Melakukannya Dengan Tulus


memuji-Tuhan-2

Saat menyembah dan memuji Tuhan, kamu harus melakukannya dengan tulus. Atau dengan maksud lain, hanya Tuhanlah yang menjadi sasaran dan tujuan utamanya. Jangan sekali-kali memuji Tuhan hanya untuk memamerkan suara indah yang kamu miliki. Itu bukan pujian yang sesungguhnya.

Fokuslah kepada Tuhan, gunakan suaramu untuk memuji Dia dan bukan untuk mencari pujian. Tuhan lebih mementingkan ketulusan hati ketimbang keindahan suara yang kamu berikan. Mulai dari sekarang, bertanyalah kepada dirimu sendiri “apakah aku sudah memuji Tuhan dengan tulus?”

Yohanes 4: 23 berkata “Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian”

Memberikan Persembahan Khusus


Ketika memuji Tuhan berilah persembahan khusus kepada-Nya, seperti bermazmur dan berbahasa roh bagi yang sudah dikaruniai. Memuji Tuhan memiliki arti yang luas, bukan hanya tentang bernyanyi. Persembahkan apapun yang bisa kamu persembahkan kepada-Nya. Ingat, lakukan hal itu dengan tulus!

Berekspresi Sebebas Mungkin


memuji-Tuhan-3

Ini adalah hal yang canggung bagi sebagian orang. Heroes, ketika kamu memuji Tuhan jangan pedulikan orang yang berada di sekitarmu.  Fokuslah kepada Tuhan dan rasakan hadirat Tuhan itu memenuhimu.

Jangan ragu untuk melompat jika kamu ingin melompat, jangan malu untuk menangis jika kamu ingin menangis, jangan sungkan untuk berteriak jika kamu ingin berteriak untuk-Nya.

Ingatkah kamu dengan kisah Daud? Ya! Ketika Tabut Allah berhasil direbut kembali oleh bangsa Israel, Daud memuji Tuhan dan menari-nari. Sementara, anak perempuan Saul bernama Mikhal memandang rendah Daud. Alhasil, Mikhal hingga akhir hayatnya tidak dikarunia anak alias mandul. So, Mulailah bernyanyi untuk Tuhan dan berekpresilah sebebas mungkin.

Itulah tiga hal yang wajib kamu terapkan ketika memuji Tuhan. Pujian dan penyembahan punya kuasa besar untuk mengubah hidupmu! Tak percaya? Coba saja.

No comments