Advertising

Breaking News

5 Ayat Alkitab Tentang Buruknya Korupsi

Belakangan ini kasus mengenai korupsi marak dibicarakan. Siapa lagi kalau bukan Setya Novanto. Pria berumur 62 tahun tersebut di duga keras telah menggerogoti uang rakyat (uang negara) secara diam-diam. Hingga kini kasus tersebut masih terus diusut guna mencari ‘tikus-tikus’ lainnya.

Kita semua tahu bahwa tindakan korupsi adalah berdosa dan melanggar peraturan negara bahkan hukum yang tetapkan Tuhan, akan tetapi apakah Alkitab membahas tentang tindakan korupsi yang merugikan banyak orang ini? Inilah 5 ayat Alkitab yang membahas tindakan korupsi.

Amsal 29: 2


Jika orang benar bertambah, bersukacitalah rakyat, tetapi jika orang fasik memerintah, berkeluhkesahlah rakyat.

Kasus korupsi sebenarnya telah terjadi sejak lama. Bahkan sebelum Roma menguasai kawasan Israel, kasus korupsi telah merebak. Amsal dengan jelas menegaskan bahwa kita tidak boleh asal pilih pemimpin karena dampaknya akan besar di masa yang akan datang. Jika sebuah jabatan jatuh ke tangan orang fasik, huru-hara, pertengkaran, dan hal-hal buruk lainnya mungkin akan terjadi di kubu rakyat.

Efesus 5:11


Janganlah turut mengambil bagian dalam perbuatan-perbuatan kegelapan yang tidak berbuahkan apa-apa, tetapi sebaliknya telanjangilah perbuatan-perbuatan itu.

Setiap orang yang bernafas pasti membutuhkan uang untuk mencukupi segala kebutuhan hidup yang ada. Tapi jika uang itu di dapat dari cara yang tidak benar tentu akan mendatangkan malapetaka dan tidak membuahkan hasil apapun. Untuk itu kita wajib berhati-hati dalam mengelola dan mendapatkan uang. Sebab apa yang kita lakukan saat ini, akan kita terima di masa depan.

Amsal 28:15


Seperti singa yang meraung atau beruang yang menyerbu, demikianlah orang fasik yang memerintah rakyat yang lemah.

Pemimpin yang munafik yakni yang tidak menempatkan Tuhan sebagai prioritas dan motivasi utama ibarat binatang buas yang haus akan ‘darah’ dan siap menerkam mangsanya. Jika sudah begitu, rakyat yang lemah hanya bisa pasrah dan menerima keadaan. Heroes, cinta akan uang sanggup mengubah seorang yang tulus menjadi rakus, seorang yang jujur menjadi ajur.

Efesus 4: 22


yaitu bahwa kamu, berhubung dengan kehidupan kamu yang dahulu, harus menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh nafsunya yang menyesatkan.

Nafsu dunia akan membawa kita kedalam sebuah kebinasaan. Sebelum hal itu terjadi, kita harus belajar berani untuk menanggalkan kepentingan yang sifatnya sementara dan fana. Kita harus memprioritaskan kepentingan yang sifatnya kekal. Sebab kita telah ditebus oleh darah-Nya yang kudus, kini kita telah menjadi manusia baru yang ditugaskan untuk melakukan apa yang Dia lakukan bukan apa yang Dia benci.

Galatia 6:8


Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu.

Ayat ini kembali menegaskan bahwa apa yang kita tabur akan kita tuai. Jika kita menabur sesuatu yang buruk, maka hal buruk lah yang akan kita tuai. Bentuk tuian yang kita terima di masa depan pasti sesuai dengan apa yang kita tabur di masa kini. Oleh sebab itu, mulai lah menabur hal-hal baik yang sifatnya kekal karena hasilnya akan sangat manis.

No comments