Advertising

Breaking News

3 Makna Pernikahan Menurut Alkitab


Pernikahan adalah salah satu hubungan yang diinginkan Tuhan dalam kehidupan manusia.  Bahkan kehendak ini ada setelah Tuhan menciptakan Adam,

Kejadian 2:18, Tuhan Allah Berfirman: ”Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.”

Dalam ayat ini pun Tuhan menciptakan penolong yang sepadan dengan Adam. Dalam hal memilih pasangan hidup, kamu harus benar-benar yakin bahwa dia adalah penolong yang sepadan bagimu.

2 Korintus 6:14, “Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap?”

Lalu, apa kata Alkitab tentang makna pernikahan? Mari simak ke-3 makna pernikahan menurut Alkitab dibawah

Pengorbanan


Pengorbanan adalah hal terbesar yang manusia berikan ketika sudah menikah. Kenapa? Karena setiap individu yang sudah memutuskan untuk menikah akan mengorbankan banyak hal dalam hidupnya. Diantaranya: waktu, materi, dan kebutuhan secara individu.

Markus 10:7, “Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan istrinya,”

Dalam pernikahan, pengorbanan yang terutama adalah untuk berkomitmen pada satu orang saja dan memberikan sisa hidup kita kepadanya sampai Tuhan memanggil kita.

Kesatuan


Kesatuan dapat juga diartikan “menjadi satu”. Kedua individu yang telah disatukan dalam ikatan pernikahan akan menjadi satu.

Markus 10:8, “sehingga keduanya itu menjadi satu daging. Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu.”

Penyatuan yang dimaksud terbagi atas 2 macam :

Yang pertama secara rohani, yaitu menyatu nya dua iman di dalam Kristus yang benar-benar tidak dapat dipisahkan.

Yang kedua secara daging, yaitu menyatu melalui hubungan seksual. Di situlah asal mula pernikahan memiliki makna sebagai kesatuan, satu dalam roh dan satu dalam tubuh.

Kesetiaan


Pernikahan yang sah adalah pernikahan yang diakui secara agama dan negara. Dalam sebuah pernikahan pastinya kedua mempelai akan mengucapkan janji pernikahan di hadapan Tuhan dan di hadapan manusia, yang intinya berjanji untuk setia sampai mati kepada suami/istri nya.

Markus 10:9, “Karena itu apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia.”

Tuhan dengan tegas telah berfirman agar manusia tidak menceraikan suami/istrinya. Karena pernikahan itu suci, tidak boleh dinodai dengan adanya perceraian.

Itulah ke-3 makna pernikahan menurut Alkitab. Untuk kamu yang mau menikah, kamu harus benar-benar paham dengan prinsip mendasar dalam pernikahan seperti yang sudah kamu baca di atas.

No comments