Advertising

Breaking News

800 Ribu Orang Bertobat Usai Ikuti KKR Reinhard Bonnke


Reinhard Bonnke, seorang penginjil dan pendiri Christ for All Nation (CfaN) mengadakan KKR untuk terakhir kalinya di Nigeria. Sungguh diluar ekspektasi, KKR tersebut berhasil membuat 845.875 dari warga negara Nigeria percaya Tuhan Yesus dan menyatakan diri sebagai pengikut Kristus.

Reinhard mengungkapkan bahwa “orang-orang baru yang bertobat ini diantar ke 8.000 gereja yang berpartisipasi, untuk ditindaklanjuti dan dikuasai ke dalam Kerajaan Allah.”

Senada dengan hal itu, Wakil presiden CfaN, Peter Vandenberg juga angkat bicara mengenai hal ini. “kami menggunakan sistem tindak lanjut yang canggih, dengan ratusan komputer untuk memasukkan data dan puluhan ribu panggilan telepon seluler setiap hari menyambut pertobatan baru ke dalam Kerajaan Allah, mengenalkan mereka ke gereja tertentu yang dapat mereka hadiri dan mengenalkan mereka kepada pendetanya.” Ungkapnya.

Efek dari KKR terakhir Bonnke masih bergema di seluruh negeri hingga berbulan-bulan berikutnya. Ratusan pendeta yang ikut berpartisipasi dalam KKR tersebut melaporkan bahwa mereka kedatangan ribuan jemaat baru setiap minggunya.

Bonnke juga datang di sebuah acara untuk menceritakan bukunya yang berjudul “Holy Spirit: Are We Flammable or Fireproof?”

“itu memberi saya iman untuk seluruh dunia, jika Yesus dapat menyelamatkan satu juta orang dalam sebuah pertemuan, dibutuhkan waktu kurang dari satu tahun untuk menyelamatkan Amerika,” ujar Bonnke.

Bonnke menambahkan bahwa hal mengejutkan seperti itu hanya mungkin dilakukan oleh kuasa yang tak terbatas dan urapan Roh Kudus. Bonnke telah menyerahkan kepemimpinan pelayanannya di CfaN kepada Daniel Kolenda yang sekarang menjadi CEO CfaN dan memimpin banyak orang di Afrika, kurang lebih ada 20 juta orang dipimpinnya.

KKR Bonnke di Nigeria mungkin adalah KKR terakhirnya di Afrika, tetapi dia menegaskan bahwa dirinya tetap akan menginjil. Bonnke mengatakan dia akan pergi kemana pun Tuhan mengirimnya dan memberinya kekuatan, meskipun akhir-akhir ini banyak tantangan kesehatan dalam hidupnya.

No comments