Advertising

Breaking News

Ajaib! Yesus Memulihkan Kewanitaan Transgender Ini


Seorang gadis cantik bernama Kathy Grace Duncan ini dibesarkan di Hillsboro, Oregon. Hampir setiap hari dia melihat kedua orang tuanya bertengkar, ayahnya secara lisan dan emosional berlaku kasar kepada ibunya. Saat Duncan melihat hal itu, dia menyimpulkan bahwa wanita itu dibenci, lemah dan tak berdaya. Sejak saat itu, Duncan tidak ingin menjadi wanita.

“Pada usia 4 tahun, aku berkeinginan untuk hidup sebagai anak laki-laki, seiring beranjak dewasa, hasrat itu tidak pernah meninggalkanku, namun malah menjadi semakin kuat,” Ujar Duncan menceritakan masa lalunya.

Saat kecil, dia sering marah kepada ibunya yang tidak mengijinkannya mengenakan pakaian laki-laki. Bahkan dia mengatakan bahwa saat itu dia menangis, menendang barang-barang, dan menjerit, karena keinginannya tidak disetujui oleh ibunya.

Saat Duncan berusia 7 tahun, ibunya melahirkan anak laki-laki.

“Aku melihat ayahku sangat menyayangi anak laki-laki. Hal itu membuatku berpikir bahwa jika aku ingin mendapatkan kasih sayang ayah, aku harus menjadi anak laki-laki,” Tegasnya

Saat itu Duncan merasa bahwa pria lebih unggul dalam segala bidang, dan seorang anak laki-laki dapat dengan mudah merebut kasih sayang sang ayah dari seorang gadis.

Pada usia 19 tahun, dia pindah rumah dan memutuskan untuk menjalani kehidupan sebagai seorang pria.

“Aku menemukan seorang dokter yang bisa menjadikan ku laki-laki dengan memberi hormon laki-laki ke dalam tubuhku, dan aku mulai berubah.” Kata Duncan

Untuk menyelesaikan transformasinya, dia menjalani operasi mastektomi ganda (pengangkatan kedua payudara). Tetapi dia tidak pernah menjalani operasi untuk mengubah kelaminnya. Mulai saat itu, Duncan meyakinkan diri sebagai seorang laki-laki.

Setelah itu, Duncan pindah dengan keluarga Tionghoa yang mengundang nya ke gereja.

“Saya dirawat oleh keluarga itu. Saya tahu tentang Tuhan, tetapi tidak benar-benar mengenal Tuhan.” Ujarnya

Pada satu ibadah kekuatan firman dan Roh Kudus berkerja di dalam hatinya, dia menanggapi panggilan altar, lalu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru selamat. Dia mengharapkan sesuatu yang dramatis setelah pertobatannya ini, Duncan bertanya-tanya dalam hatinya, apakah Tuhan akan mengarahkannya untuk mengubah hidupnya? Atau Tuhan akan menghakiminya dengan kasar.

Minggu berikutnya, Duncan menanggapi panggilan altar di gereja lain hanya untuk memastikan bahwa Tuhan setuju dengan apa yang diperbuatnya. Duncan menunggu Tuhan memberi teguran kepadanya, tetapi Tuhan hanya diam saja.

“Aku pikir Tuhan akan mengatakan sesuatu, seperti ‘saya tidak setuju’. Namun, karena Tuhan tidak memberi petunjuk kepadaku, aku pikir Dia baik-baik saja dengan perbuatan saya.” Ucap Duncan

Ketika orang tua Duncan menemukan anak perempuannya berubah menjadi seorang pria, ibunya meneleponnya dan mengatakan bahwa itu salah, dan ayahnya juga memaki nya melalui telepon. Duncan mematikan teleponnya, sehingga dia tidak perlu berbicara dengan orang tuanya.

Ayahnya dengan sigap melacak keberadaan majikannya dan memberitahukan kepadanya, “Anda tidak benar-benar mempekerjakan seorang pria, itu putri ku.”

Setelah majikannya tahu, akhirnya Duncan dipecat. Meskipun mereka mengatakan bahwa mereka menyuruhnya pergi karena kebanyakan pekerja, Duncan yakin bahwa ayahnya telah melakukan sesuatu.

Setelah itu, salah satu teman kerjanya mendengar rahasia tersebut dan melaporkannya kepada pastor di gereja nya. Pastor memanggil Duncan ke gereja dan bertanya, “Siapakah Anda sebenarnya?”, Duncan menjawab bahwa dulunya dia adalah seorang wanita, dan pastornya berkata, “Kami mencintaimu, tetapi Anda tidak bisa kembali ke sini.”

Setelah saat itu, Duncan menemukan pekerjaan baru dan mulai berkencan dengan teman wanitanya. Wanita itu mengundang nya ke gereja.

“Sekali lagi, aku menjadi penasaran dengan Yesus. Akhirnya aku dan wanita itu putus, tetapi aku tetap tinggal di gereja ini.” Ujar Duncan

Saat itu Duncan merasa seperti orang yang terjebak dalam tubuh yang salah, dia mengerti bahwa hal itu salah.

Selang beberapa waktu, Duncan mulai terlibat dalam kegiatan-kegiatan di gerejanya (sebagai laki-laki). Saat imannya mulai tumbuh, Tuhan membebaskannya dari kecanduan pornografi.

Setelah dipercaya menjadi ketua komisi ibadah untuk anak-anak Smp, Duncan sering datang ke rumah pendeta dan pergi ke tempat gym bersama. Kemudian, Tuhan mulai menyembuhkan Duncan dari “masalah Ayah” dengan mengirimkan seorang “ayah rohani” bernama Gary. Setelah 4 tahun mengenal Gary, akhirnya Duncan menceritakan rahasianya yang selama ini dijaga nya dengan ketat.

Beberapa saat kemudian, saat pastor sedang makan siang dengan Gary, pastor berkata kepada Gary bahwa dia mendengar desas-desus tentang wanita yang beridentitas sebagai pria di gereja mereka. dan bertanya apakah Gary tahu tentang itu. Akhirnya Gary mengatakan yang sesungguhnya tentang Duncan kepada pastor. Lalu, pastor memanggil Duncan, dan bertanya “Kami mendengar beberapa rumor, siapa kamu sebenarnya?”

“Saya adalah seorang wanita yang hidup sebagai laki-laki,” jawabnya

Duncan bersaksi bahwa ketika dia mengucapkan kalimat itu, dia merasakan angin Roh Kudus melanda dirinya. Setelah pertemuan itu, Duncan turun dari pelayanan dan memberi tahu pendeta bahwa dia merasa Tuhan menuntunnya untuk kembali menjadi wanita.

“mari kita mulai prosesnya.” Kata Duncan. Saat itu tahun 1993, dan dia telah hidup sebagai transgender selama 11 tahun.

Setelah keputusannya itu, dia pindah dari Vancouver, Washington ke Sherwood, Oregon dan terlibat dengan Portland Fellowship, sebuah pelayanan yang membantu orang-orang yang memiliki penyimpangan seksual.

Duncan mengatakan bahwa awal peralihan dari seorang laki-laki menjadi perempuan itu sulit, bahkan dia mengatakan bahwa dia sempat mengalami depresi. Setelah 3 bulan diberi hormon wanita, dia menstruasi lagi, saat itu umurnya 30 tahun.

“Butuh waktu 4-5 tahun agar semua kembali seperti semula. Aku tidak mengangkat beban selama satu musim. Suaraku masih sedikit lebih dalam dari kebanyakan wanita lain, lalu untuk kumis aku melakukan elektrolisis dan laser untuk hair removal.” Ucap Duncan

Dia juga menjalani operasi rekonstruksi payudara, dia merasa semuanya itu cocok untuknya. Duncan pun mulai berkencan dengan pria, namun dia tidak berburu-buru untuk menikah, dia benar-benar mencari pria yang cocok dengannya.

Inilah perbedaan Duncan sebelum dan sesudah menjadi wanita.

No comments