Advertising

Breaking News

Berkat Jamahan Tuhan, Wanita Penderita Virus Ebola Ini Sembuh Total


Dorothy Sawer, wanita Liberia ini tinggal di rumahnya yang sangat sederhana di daerah Ibukota Liberia yang ramai. Harta yang paling berharga baginya adalah sebuah Alkitab yang sudah usang dan doa yang selalu dia lakukan sungguh-sungguh.

Sawer adalah seorang janda yang merawat 6 orang anak dalam keadaan miskin. Dia memiliki kekuatan supranatural, dia dapat menerima peringatan untuk orang-orang terdekatnya. Sawer menceritakan bahwa mantan suaminya diserang pencuri setelah dia mengabaikan peringatannya.

“Untuk orang yang tidak mendengarkan, akan ada konsekuensinya,” ucap Sawer

Mukjizat Tuhan dialami oleh Sawer ketika dia mempunyai virus Ebola dalam tubuhnya.

Virus Ebola adalah virus yang sangat menular yang dapat mengakibatkan kematian hingga 90% dari orang-orang yang terinfeksi.

Pada bulan Maret tahun 2014, Ebola pertama kali menyerang Liberia namun hanya sedikit orang yang terinfeksi virus ini.

Dan pada bulan Juli, virus ini kembali muncul dengan hebatnya membunuh hampir 2.500 orang pada bulan Oktober.

Peringatan dari Pemerintah untuk tidak menyentuh orang-orang yang terkena virus Ebola, tidak mengurangi keberaniannya untuk membantu merawat orang-orang yang terkena virus Ebola.

“Saya tidak takut karena saya percaya Tuhan ada bersama dengan saya,” ucap Sawer

Namun, beberapa minggu kemudian Sawer merasakan gejala yang tidak biasa dalam tubuhnya yang diawali dengan rasa terbakar di perutnya. Karena hal itu, Sawer berpuasa dan berdoa selama tiga hari, namun gejalanya semakin memburuk.

Akhirnya dia memutuskan untuk pergi ke unit perawatan Ebola dan menyuruh Tim, anak sulungnya yang berumur 25 tahun untuk merawat adik-adiknya.

Setelah diperiksa dan di vonis terjangkit virus mematikan Ebola, Sawer tidak merasa takut karena dia yakin Tuhan akan mentahirkan nya jika dia tetap berdoa dengan sungguh-sungguh. Hal pertama yang Sawer minta di pusat perawatan Ebola adalah Alkitab nya.

Suatu hari, ketika Sawer terbaring di tempat tidur, suhu tubuhnya melonjak drastis. Tubuhnya gemetar dan dia merasa tubuhnya terbakar.

“Itu adalah penyakit terburuk yang pernah saya alami,” Ujar Sawer

Keadaan itu tidak membuat Sawer gemetar, bahkan dia tetap berdoa dan selalu berharap pada Tuhan. Hingga suatu malam dia bertemu dengan Tuhan saat berada diantara hidup dan mati.

“Suatu malam saya merasakan sebuah tangan menepuk pundak saya. Saya tidak tahu siapa yang menyentuh saya. Saya pikir itu Roh Tuhan,” Katanya

Berkat kemurahan dan kebaikan Tuhan, keesokan harinya Sawer sembuh. Dia melompat dari tempat tidurnya, berjalan mengelilingi klinik dan mulai menyaksikan mukjizat Tuhan kepada pasien Ebola lainnya, Sawer pun meminta mereka untuk percaya kepada Yesus.

Sejak Sawer sembuh dia mulai mengadakan pertemuan ibadah di  pusat perawatan Ebola tersebut sebanyak dua kali sehari untuk berdoa memohon penyembuhan dan juga bernyanyi memuji Tuhan. Bahkan para perawat yang memakai baju pelindung pun ikut bernyanyi dan menari bersama Sawer.

Kisah Sawer ini serupa dengan kisah sepuluh orang kusta yang disembuhkan oleh Yesus, namun hanya satu orang yang kembali kepada Yesus untuk bersyukur dan memuji memuliakan nama Yesus (Lukas 17 : 11-19). Ibaratnya, Sawer adalah satu orang diantara kesembilan orang yang disembuhkan oleh Yesus. Mungkin Yesus menyembuhkan banyak orang saat itu, namun hanya Sawer yang mau kembali kepada Tuhan untuk memuji dan memuliakan nama-Nya. Heroes, mulai sekarang kamu bisa memilih untuk menjadi seperti satu orang tersebut atau kesembilan orang yang meninggalkan Yesus tanpa ucapan terima kasih.

No comments