Advertising

Breaking News

Mengapa Pasangan Seiman Lebih Baik dan Menarik? Inilah Alasannya


Cinta adalah salah satu hal yang sangat menarik untuk dibahas. Siapa sih yang tidak tertarik dengan cinta? Sebagian besar dari kita pasti pernah mengalami jatuh cinta. Namun, pertanyaannya adalah, dengan siapa kita jatuh cinta? Apakah dia orang yang seiman? Atau justru orang diluar Tuhan?

Banyak anak Tuhan yang terjebak dalam hal cinta beda agama. Banyak sekali alasan yang membuat mereka memilih hal tersebut. Contohnya, "aku merasa nyaman dengannya", "aku mencintainya", atau "nanti aku akan membawanya ke gereja".

Namun apakah alasan itu dibenarkan oleh Alkitab? “Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap?” (2 Korintus 6: 14). Alkitab sendiri yang menjawabnya. Lalu mengapa pasangan yang seiman lebih baik dan menarik?

Perintah Allah


Perintah Allah adalah mutlak. Tidak dapat dinego. Seperti ayat yang telah dijabarkan diatas (2 Korintus 6: 14). Janganlah kita adalah pasangan yang tidak seimbang. Allah sendiri yang memerintahkan kita. Apakah kita mau taat dan tidak adalah pilihan kita. Namun sebelum terlanjur, pikirkan sekali lagi. Dialah Allah yang tahu yang terbaik bagi kita, tidak akan pernah ada ruginya saat kita taat terhadap semua perintahNya.

Menunjukkan Sebuah Keseriusan


Memiliki pasangan yang seiman menunjukkan bahwa pasangan tersebut memiliki keseriusan. Hubungan yang dibangun memiliki tujuan. Jika hanya untuk bersenang-senang, "lebih baik jangan". Namun banyak orang yang berkata "Nanti akan aku bawa kepada Tuhan" atau "Nanti kalo dia tidak mau ke gereja, aku akan meninggalkannya". Hey, wake up. Nanti mungkin sudah terlambat. Buat keputusan sekarang juga. Semakin ditunda, pasti akan lebih sulit. 

Tidak Membuat Kita Meninggalkan Tuhan




Fokus dalam hubungan yang seiman adalah sama, yaitu Tuhan Yesus. Jika kita memiliki pasangan yang seiman, kita bisa saling menguatkan, saling memberi dorongan untuk semakin semangat mengiring Tuhan. Beda halnya jika kita memiliki pasangan diluar kita. Mungkin ada yang justru melarang kita ke gereja dan membuat kita jauh dari Tuhan. Sekarang, mana yang kamu pilih?

Memiliki Dasar yang Teguh


Pasangan yang seiman memiliki dasar yang sama, yaitu Tuhan Yesus Kristus. Sama seperti kapal yang tidak bisa memiliki 2 nahkoda, begitupun sebuah hubungan. Hubungan yang serius tidak boleh berdasarkan dua iman yang berbeda karena nantinya tidak memiliki arah yang jelas. Hubungan yang tidak dilandaskan oleh kasih Kristus sangatlah berbahaya, oleh karena itu baiklah kita memiliki pasangan yang satu iman. Iman dalam Yesus Kristus.

4 hal diatas mungkin sulit untuk dipratekkan bagi kita yang terlanjur menjalin hubungan bersama orang-orang diluar Tuhan. Tapi sadarkan bahwa kita telah menyakiti hati Tuhan? Yang mengaku cinta Tuhan tapi terus-menerus mengecewakanNya. Buat keputusan dengan bijak. Apakah pilihanku menyenangkan hatiku saja? Atau pilihanku menyenangkan Tuhan? Semakin kita menunda untuk membuat keputusan, akan lebih sulit. Buat keputusanmu sekarang juga. Pikirkan baik-baik. Dan buat keputusan dengan bijak.

Mungkin sebagian lagi merasakan diejek oleh sekeliling karena tidak memiliki pasangan. "Ngga kekinian". Tapi percayalah, menarik dimata Tuhan itu lebih asyik dibanding menarik di hadapan manusia. Jadilah pasangan-pasangan yang menarik bagi Tuhan maupun sesama.

No comments