Advertising

Breaking News

Pembom Asal Korea Utara Ini Bertobat Total


Kim Hyon Hui adalah mantan seorang agen dari Korea Utara. Dia menerima Yesus Kristus sebagai Juruselamat pribadinya dan menemukan kehidupan baru. Kisah penebusan Hyon Hui bermula saat dia melakukan misinya pada umur 25 tahun. Dulu, sebagai agen Korea Utara, Hyon Hui ditugaskan untuk membunuh 115 penumpang di pesawat Korea Airlines 858 yang menuju Seoul.

Untuk menjalankan misi tersebut Hyon Hui harus berlatih selama 7 tahun untuk menyempurnakan penyamarannya. Dia pergi bersama rekan senior dengan bermodal paspor dan identitas Jepang palsu. Hyon Hui menaiki pesawat dan meninggalkan bom waktu, yang disamarkan sebagai radio Panasonic kecil di barang bawaannya. Dia dan rekannya  turun dari pesawat di Abu Dhabi. Dan bom tersebut meledak, membunuh semua penumpang di atas Samudera Hindia.

Hyon Hui dan rekannya berencana untuk kembali ke Korea Utara, namun di Bahrain pihak keamanan menjadi curiga dan menahan mereka. Setelah menyadari bahwa mereka akan dibawa ke tahanan, Hyon Hui dan rekannya itu mengambil pil sianida yang disembunyikan dalam rokok untuk bunuh diri.

“Kami diajari bahwa jika seorang agen gagal dalam sebuah misi, dia harus melakukan bunuh diri. Kita perlu menelan pil itu untuk melindungi rahasia.” Ujar Hyon Hui kepada Daily mail

Racun itu bekerja pada rekannya dan dia pun mati, namun Hyong Hui terbangun di rumah sakit. Lalu, dibawah pengawalan ketat dia dikirim ke Korea Selatan. Mulutnya di bungkam dengan sebuah alat untuk mencegahnya menggigit lidahnya sendiri. Setelah delapan hari diinterogasi Hyon Hui pun menyerah dan mengakui perannya dalam meledaknya pesawat tersebut.


Hyon Hui dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan Korea Selatan pada bulan Maret 1989, namun Presiden Roh Tae-woo mengasihani Hyon Hui dan meringankan hukumannya, sehingga dia tidak di hukum mati. Dia secara terbuka meminta maaf dan menyesal atas hal yang telah dia lakukan. Dua bulan sebelum Hyon Hui ditahan, dia mulai menerima pelajaran Alkitab. Firman Tuhan dan Roh Kudus meluluhkan hatinya, sehingga dia menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat nya.

Setelah dilepaskan dari penjara, dia memulai hidup baru dan menikah. Menurut Herald Korea, dia dibaptis oleh Pendeta Baptis Han Ki-man di Gereja Baptis Yeouido pada tanggal 29 Maret 1991. “Saya akan hidup sebagai orang baru yang akan melayani masyarakat.” Katanya saat itu. Hyon Hui lalu bekerja untuk Badan Intelijen Nasional Korea Selatan.

Dia menganggap dirinya sangat beruntung karena mendapat kesempatan kedua dalam hidupnya, satu dimana dia dapat melayani Tuhan dengan bebas.

Kasih Tuhan dengan murni dinyatakan kepada Kim Hyon Hui. Tidak ada yang mustahil bagi Tuhan. Apapun latar belakang kita, Tuhan tidak memperhitungkan itu. Tuhan melihat apa yang sekarang kita lakukan dan bagaimana kita hidup di masa sekarang.

No comments